CENTRALBATAM.CO.ID, TANJUNGPINANG-Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi Kepri selama Februari 2017 jumlahnya 128.788 orang atau turun 25,43 persen dibandingkan sebelumnya.
Kepala (Badan Pusat Stasistik (BPS) Kepri Panusunan Siregar mengatakan pada Januari 2017 jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri mencapai 172.698 orang, jauh lebih banyak dibandingkan saat ini.
“Penurunan jumlah kunjungan wisman selama Februari 2017 terjadi di empat pintu masuk Kepri, masing-masing Tanjungpinang, Batam, Karimun dan Bintan,” katanya.
Untuk Kota Tanjungpinang jumlah wisman yang masuk turun 27,76 persen, kemudian Kota Batam 26,76 persen, Kabupaten Karimun 25,33 persen dan Kabupaten Bintan 18,36 persen.
“Terbesar jumlah kunjungan wisman secara kumulatif dari pintu masuk Kota Batam, sebanyak 224.789 kunjungan, diikuti dari pintu masuk Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun,” katanya.
Menurutnya, dari Januari hingga Februari 2017 sesuai data BPS secara keseluruhan jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 301.486 orang, atau turun 2,26 persen, dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Wisman kebangsaan Singapura masih menempati urutan pertama terbanyak mengunjungi Kepri pada Februari 2017, sama seperti kondisi sebelumnya. Hampir dari setengah wisman yang masuk ke Provinsi Kepri berasal dari Singapura,” katanya.
Selama Februari 2017, sebanyak 58.746 orang atau sebesar 45,61 persen, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura yang datang ke Kepri. Kemudian wisman asal Malaysia terbanyak kedua berkunjung ke Kepri pada saat itu. Jumlah wisman asal Malaysia berkunjung ke Kepri pada Februari 2017 mencapai 16.170 orang, turun 19,46 persen, dengan konstribusi 12,56 persen.
“Wisatawan terbesar ketiga berasal dari China, dengan jumlah kunjungan selama Februari 2017 sebanyak 10.390 kunjungan atau turun 26,11 persen dengan kontribusi sebanyak 8,07 persen,” katanya.
Berdasarkan data BPS, kenaikan kunjungan wisatawan pada Februari 2017 justru berasal dari Mesir, Perancis, Inggris dan Korea Selatan.
“Empat Wisman asal negara tersebut mengalami kenaikan berturut-turut sebesar 88,89 persen, 21,45 persen, 14,31 persen, dan 5,52 persen,” katanya.

