CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM- Antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan Batam Menari, Minggu (8/4/2018) ini, cukup tinggi. Tidak hanya berasal dari masyarakat, tapi juga dari luar Batam.
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, dari laporan yang diterimanya, tingkat kunjungan wisatawan ke Batam via Bandara Hang Nadim meningkat, belakangan ini. Begitupun dengan tingkat hunian hotel-hotel di Batam, yang rata-rata terisi penuh dipesan wisatawan dari luar, jauh-jauh hari.
“Padahal ini bukan long weekend. Tapi kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel-hotel meningkat dua kali. Sampai ada yang minta tolong saya carikan hotel di Batam,” kata Lukita disela-sela mengikuti donor darah Sabtu (7/4/2018).
Sementara dari sisi kepesertaan, sebanyak 19.693 orang terverifikasi akan ikut memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam iven Batam Menari. Jumlah ini melampaui dari target sebelumnya sebanyak 16 ribu peserta.
Lukita mengatakan, iven Batam Menari merupakan salah satu kegiatan yang digelar BP Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam. Di saat sektor perdagangan dan industri sedang menurun, pihaknya mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Satu di antaranya lewat sektor pariwisata.
“Memang banyak yang mempertanyakan seakan-akan BP Batam saat ini keluar dari tugas pokoknya. Tapi kami katakan tidak. Kami terus memacu sektor perdagangan dan industri yang ada supaya bangkit kembali, di samping itu kami juga terbuka dengan sektor lainnya,” ujarnya.
Batam dipilih karena memiliki keanekaragaman budaya yang terbilang tinggi. Apalagi Batam sebagai miniatur Indonesia. Di sisi lain, tarian merupakan kegiatan yang identik dilakukan kelompok bersama-sama.
“Jadi dengan keragaman budaya yang ada di Batam, kita gerakkan masyarakat supaya bisa menunjukkan ke dunia, kalau Batam ini kompak dan bisa memberikan suguhan yang menarik,” kata Lukita.
Demi suksesnya kegiatan ini, BP Batam menggandeng seniman Guruh Soekarno Putra untuk menciptakan koreografi tarian Rampai Batam. Lagi-lagi yang dikejar bukan sekadar rekor MURI.
“Kita harapkan Batam Menari ini bisa jadi gebrakan untuk membuka mata nusantara dan dunia, kalau ada sesuatu yang baru di Batam. Bisa jadi trending topic di berbagai media, sosmed, dan menggugah masyarakat Batam, bangga dengan keragaman budaya yang dimiliki, bisa kompak,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Batam Menari, Dendi Gustinandar menambahkan, meski peserta yang terverifikasi sebanyak 19.693, jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 22 ribu orang. Pihaknya sudah menutup pendaftaran pekan lalu.
“Kalau masih ada yang mau ikut, datang saja. Persoalannya nanti cukup tak tempatnya. Kita sudah lakukan simulasi. Dari bundaran BP Batam ke Masjid Raya, ke Harmoni One itu kita perkirakan bisa sampai 18 ribu orang. Paling mentok sampai ke Hotel 01,” kata Dendi.
Pihaknya akan menempatkan instruktur di beberapa tempat. Untuk area transit bagi penonton, di tempatkan di Alun-Alun Engku Putri Batam.

