CENTRALBATAM.CO.ID, KARIMUN – Cuaca ekstrem kembali menyebabkan kecelakaan laut.
Seorang nelayan bernama Ardi (42), warga Dusun I, RW 01 RT 005 Tebing, Desa Sanglar, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), masih hilang karena kecelakaan tersebut.
Peristiwa nahas ini terjadi di perairan sekitar Pulau Seranggom/Pulau Timun, Desa Sanglar Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (4/1/2022) malam.
Kejadian ini bermula ketika Ardi dan rekannya Hanim (35), berangkat mencari ikan gurita dan menombak udang menggunakan sampan pada Selasa (4/1/2022) sore, sekira pukul 17.30 WIB.
Namun saat melaut cuaca buruk muncul. Angin dan gelombang menghantam sampan mereka hingga terbalik.
Keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan berenang. Hanim berhasil berenang hingga ke darat.
Namun sayangnya Hardi yang diketahui memiliki penyakit sesak napas tidak berhasil sampai ke daratan. Terakhir Hanim melihatnya kembali berenang ke arah sampan yang terapung dan terbalik.
Pada Rabu (5/1/2022) pagi Hanim diselamatkan dan dibawa ke Pulau Khas oleh nelayan lain yang baru kembali menjaring ikan Kurau.
Setelah mendapatkan informasi dari Hanim, nelayan Pulau Sanglar dan nelayan Pulau Khas melakukan pencarian.
Pencarian terhadap Ardi juga dilakukan oleh tim Muspika Kecamatan Durai bersama nelayan Durai.
Namun hingga Kamis (6/1/2022), Ardi masih belum ditemukan.
Satpolairud Polres Karimun juga turut melakukan pencarian terhadapnya.
“Nelayan Hanim selamat. Sedang yang hilang Ardi berikut kapal ketintingnya. Masih belum ditemukan. Anggota masih diupaya cari,” kata Kasat Polairud Polres Karimun, AKP Binsar Samosir. (ayf)

