Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Rusia Hancurkan Dua Kota, Konvoi Pasukan Sepanjang 60km Bergerak ke Kiev
Bisnis

Rusia Hancurkan Dua Kota, Konvoi Pasukan Sepanjang 60km Bergerak ke Kiev

2 Maret 2022Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Hasil citra satelit Maxar yang menunjukkan konvoi militer Rusia di selatan Ivankiv, Ukraina, Senin (28/2/2022). Kondisi ini menunjukkan bahwa Moskow akan meningkatkan eskalasi invasi, termasuk menguasai ibu kota Kiev. (Foto/Maxar Technologies)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, KIEV – Perang antara Rusia dan Ukraina sepertinya akan memasuki eskalasi yang lebih dahsyat. Sehari setelah dipukul mundur dari kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, Rusia membombardir kota tersebut.

Hampir seluruh gedung, termasuk kantor pemerintahan, dihantam oleh rudal jelajah dan roket jarak pendek GRAD milik Rusia, Selasa (1/3/2022).

“Pagi ini alun-alun pusat kota kami dan markas besar pemerintahan Kharkiv diserang secara kriminal,” kata Gubernur Regional Kharkiv, Oleg Sinegubov, dalam sebuah video di Telegram sembari memposting rekaman ledakan besar dan puing-puing di dalam gedung, “Penjajah Rusia terus menggunakan persenjataan berat terhadap penduduk sipil.”

Kharkiv yang memiliki populasi sekitar 1,4 juta menjadi target pasukan Rusia sejak Presiden Vladimir Putin melancarkan invasi ke Ukraina Kamis pekan lalu.

Kota itu merupakan ibu kota pertama Republik Sosialis Soviet Ukraina yang didirikan oleh kaum Bolshevik serta kota industri terpenting Ukraina, termasuk pabrik tank, serta banyak perusahaan IT.

Moskow sepertinya marah karena dalam dua hari pertempuran jalanan di Kharkiv, mereka menderita kekalahan. Banyak kendaraan berat Rusia hancur disergap pasukan Ukraina. Dari foto-foto yang dilansir, tentara Rusia juga bergelimpangan di jalan raya.

Selain, Kharkiv, kota pelabuhan selatan, Mariupol, juga menjadi sasaran serangan roket Rusia sehingga menewaskan sejumlah warga sipil dan merusak infrastruktur kota itu. Walikota Mariupol Vadym Boichenko mengatakan, kota itu terus-menerus diserang.

“Tempat tinggal kami dikupas selama lima hari. Mereka menggempur kami dengan artileri, menembaki kami dengan GRAD. Mereka juga memukul kami dengan angkatan udara,” kata Boichenko dalam siaran langsung di TV Ukraina.

“Infrastruktur sipil rusak – sekolah, rumah. Banyak perempuan, anak-anak dibunuh dan terluka.”

Gubernur regional Mariupol Pavlo Kyrylenko mengatakan kota itu saat ini tanpa listrik setelah serangan itu.

Pemimpin separatis Ukraina yang didukung Rusia di Donetsk, Denis Pushilin mengklaim bahwa penyerangan Mauripol dilakukan oleh pihaknya.

Namun, hari keenam invasi Rusia di Ukraina sepertinya baru awal meskipun ke dua negara sudah duduk di meja perundingan di perbatasan.

Sebab, konvoi besar pasukan Rusia saat ini sedang bergerak di selatan Ivankiv, Ukraina.

Hasil pantauan citra satelit Maxar memperlihatkan iring-iringan kendaraan militer sepanjang 60 kilometer di Ivankiv, sekitar 83 kilometer dari ibu kota Kiev.

Konvoi ini membentang dari dekat bandara Antonov yang sudah dihancurkan. Konvoi ratusan kendaraan berat itu sama panjangnya dengan jalan raya dari alun-alun Engku Putri hingga Pulau Galang Baru, Kota Batam.

Maxar juga mengatakan bahwa pengerahan pasukan darat tambahan dan unit helikopter serang darat juga terlihat di Belarus selatan, kurang dari 30km utara perbatasan Ukraina.

Konvoi pasukan ini bisa menggambarkan perubahan rencana Putin dari sebelumnya hanya menargetkan instalasi militer menjadi perang pendudukan wilayah.

AS memperkirakan, pasukan Rusia akan mencoba mengepung Kiev dalam beberapa hari mendatang. Pasukan Rusia bisa menjadi lebih agresif karena frustrasi.

Sebab, mereka terus mendapat pukulan yang tidak diperkirakan dari Ukraina. Moskow mengakui mereka mengalami kerugian besar dalam lima hari invasi.

Rusia semakin berambisi untuk menguasai ibu kota Kiev setelah menghadapi isolasi internasional yang membuat negara tersebut mengalami gejolak ekonomi.

Sanksi ekonomi terhadap Moskow baru berlangsung tiga hari, namun negara raksasa itu langsung kepayahan.

Aksi rush atau penarikan uang besar-besaran terjadi di seluruh Rusia setelah bank sentral menggerek suku bunga hingga 20 persen.

Seluruh transaksi perusahaan dan perbankan Rusia di puluhan negara ditolak. Mata uang rubel anjlok ke titik terendah terhadap mata uang asing.

Tetapi, Presiden Vladimir Putin tidak menunjukkan tanda-tanda untuk mempertimbangkan kembali invasinya terhadap Ukraina. Ia menyebut Barat sebagai “kerajaan kebohongan”.

Apalagi, Uni Eropa juga menyatakan dukungan nyata terhadap perang tersebut dengan mengirimkan senjata ke Ukraina, termasuk pesawat tempur.

Invasi yang disebut-sebut terbesar sejak Perang Dunia II yang tujuan awalnya untuk mencegah Ukraina menjadi anggota NATO, menurut pengamat, telah gagal.

Putin terlalu yakin Ukraina akan ditinggalkan oleh Barat seperti keluhan awal Presiden Volodymyr Zelensky, Jumat pekan lalu. “Kami berperang sendirian.”

Amerika Serikat, Inggris dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi yang membuat ekonomi Rusia tak berkutik. Jepang, Korea Selatan serta Singapura juga bergabung untuk memberi tekanan ekonomi dan keuangan bagi Moskow.

Satu-satunya negara yang saat ini masih belum ikut campur adalah China, meskipun Beijing terus menekan Moskow untuk melakukan gencatan senjata.

Duta Besar Moskow untuk PBB mengatakan tentara Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi warga sipil. Namun, pada kenyataannya, lebih dari seratus warga sipil tewas, termasuk anak-anak.

Pembicaraan ke dua negara diadakan di Belarusia sejak Senin, hingga saat ini, belum mencapai kemajuan. Ukraina mendesak gencatan senjata segera dan penarikan pasukan Rusia. Namun Kremlin tidak mau mengomentari pertemuan tersebut.

“Yang paling penting adalah kami setuju untuk melanjutkan negosiasi,” kata kepala delegasi Rusia Vladimir Medinsky kepada wartawan.

Para pejabat kembali ke ibu kota mereka masing-masing untuk konsultasi lebih lanjut sebelum negosiasi putaran kedua, kata penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak kepada wartawan.

“Pihak Rusia, sayangnya, masih memiliki pandangan yang sangat bias tentang proses destruktif yang telah diluncurkannya,” kata Podolyak.(Central Network/afp/ap/dailymail)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.