CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Wagub Bengkulu, Rohidin Mersyah ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) gubernur Bengkulu setelah Ridwan Mukti ditangkap KPK dan ditahan. Surat penugasan Rohidin diserahkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.
Penyerahan surat tugas itu berlangsung di Ruang Sidang Utama, Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017). Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono juga ikut menghadiri acara ini.
Surat penugasan Rohidin sebagai Plt Gubernur Bengkulu bernomor 122.17/2928/SJ dan diteken hari ini, 22 Juni 2017. Rohidin ditunjuk sebagai Plt gubernur atas dasar UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah karena Ridwan Mukti sudah ditahan oleh KPK.
Kepada Mendagri, Rohidin melaporkan bahwa roda pemerintahan di Bengkulu tetap berjalan baik sejak Ridwan Mukti ditangkap KPK. Kondisi di masyarakat juga tidak ada guncangan.
“Sejak peristiwa OTT pada hari selasa yang lalu, saat ini roda pemerintahan berjalan dengan baik, berjalan dengan normal. Demikian juga stabilitas kondisi sosial masyarakat kita dalam kondisi aman dan baik,” ucap Rohidin dalam sambutannya.
Rohidin menegaskan dia siap untuk menjalakan mandat sebagai Plt gubernur. Dia juga mendoakan Ridwan Mukti dan istrinya untuk kuat setelah ditahan KPK.
“Kami doakan mudah-mudahan bapak gubernur Bengkulu dan beserta istri yang saat ini sedang menjalankan proses hukum di KPK selalu diberikan kesehatan, kesehatan lahir batin sehingga dapat menjalankan semua proses,” ungkapnya.
Tjahjo sebenarnya ingin terbang ke Bengkulu untuk menyerahkan surat tugas Plt tersebut ke Rohidin namun terkendala tiket pesawat. Akhirnya, Rohidin yang terbang ke Jakarta.
“Ini semata mata kami ingin bahwa jalannya pemerintahan tidak kosong walaupun posisi wagub dengan sekda dan peralatan SKPD-nya bisa melaksanakan tugas dengan baik tetapi dengan Plt gubernur ini sehingga seorang Plt punya kewenangan yang sama dengan seorang gubernur sehingga setiap proses putusan politik pembangunan yang ada di Bengkulu bisa berjalan dengan baik,” ungkap Tjahjo.
Dia menitipkan pesan agar program-program prioritas Bengkulu tetap dijalankan. Koordinasi dengan DPRD dan tokoh masyarakat juga tetap dijalin.
“Saya yakin kondisi sudah kondusif sehingga hal hal yang menimpa musibah dari saudara gubernur ini implikasi di pemda sudah bisa tertata dengan baik yang dipimpin bapak plt gubernur,” ucapnya.

