CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Perayaan Kunduri Akhir Tahun di Dataran Engku Putri, Batam Centre, kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, berlangsung khidmat dan sarat makna.
Meski tanpa pesta kembang api, ribuan warga tetap memadati lokasi kegiatan sebagai wujud kebersamaan sekaligus kepedulian terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan refleksi perjalanan Kota Batam sepanjang tahun 2025 yang diwarnai berbagai capaian positif.
Ia menyebutkan, indikator pembangunan menunjukkan tren menggembirakan, mulai dari penurunan angka kemiskinan, menurunnya tingkat pengangguran terbuka, stabilnya inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.
“Capaian ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi buah dari kolaborasi dan kontribusi seluruh masyarakat Batam,” ujar Amsakar di hadapan ribuan warga.
Ia menegaskan, momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai waktu untuk melakukan refleksi dan evaluasi bersama.
“Pergantian tahun bukan sekadar seremonial. Ini saatnya kita merenung, melihat apa yang sudah kita lakukan, dan menyiapkan langkah ke depan agar Batam semakin maju,” katanya.
Berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Batam bersama Forkopimda sepakat meniadakan pesta kembang api.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah dilanda bencana.
“Biasanya malam tahun baru identik dengan hiburan dan kembang api. Namun kali ini, kami memilih mengalihkan euforia tersebut menjadi aksi kemanusiaan,” ujar Amsakar.
Sebagai bentuk nyata kepedulian, Pemko Batam telah menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar.
Selain itu, donasi masyarakat yang terkumpul mencapai Rp4.589.074.911, ditambah dukungan dari PLN Batam senilai Rp2,5 miliar. Total dana solidaritas yang berhasil dihimpun mendekati Rp15 miliar.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra turut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan pasca perayaan tahun baru, khususnya saat berkendara di jalan raya.
Kunduri Akhir Tahun kemudian ditutup dengan penampilan Sammy Simorangkir yang menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa pergantian tahun di Batam tidak hanya diisi dengan kemeriahan, tetapi juga dengan kepedulian dan semangat kemanusiaan.(dkh)

