CENTRALBATAM CO.ID, BATAM — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hiswana Migas menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 sebagai bagian dari amanat organisasi sesuai Anggaran Dasar Bab VI Pasal 19 Ayat 2.d. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menilai capaian program kerja periode 2023–2025 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan strategi organisasi untuk periode 2025–2027.
Ketua Umum DPP Hiswana Migas, Rachmad Muhamadiyah, menyampaikan bahwa Rakernas kali ini menghasilkan sejumlah keputusan penting yang memperkuat peran organisasi dalam mendukung kebijakan energi nasional.
“Hiswana Migas menyatakan dukungan penuh terhadap penugasan pemerintah dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) melalui badan usaha yang ditunjuk, yakni PT Pertamina Patra Niaga,” ujar Rachmad.
Lebih lanjut, Rachmad menegaskan bahwa Hiswana Migas berkomitmen menjaga mutu dan kuantitas produk sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Seluruh SPBU anggota Hiswana Migas, kata dia, memastikan produk BBM yang disalurkan baik jenis gasoline maupun gasoil, telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas.
“SPBU anggota kami rutin melakukan pengecekan densitas setiap kali menerima pasokan dari mobil tangki.
Selain itu, proses uji tera juga dilakukan secara berkala oleh Direktorat Metrologi untuk memastikan ketepatan volume penyaluran,” jelasnya.
Selain aspek teknis, Hiswana Migas juga berkomitmen meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Setiap SPBU dilengkapi fasilitas pendukung seperti musala, toilet, dan area tenant agar pengunjung merasa nyaman selama beraktivitas.
Rachmad juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan terhadap layanan SPBU.
“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari pengguna BBM Pertamina. Itu menjadi bahan evaluasi kami agar pelayanan terus meningkat,” tambahnya.
Dalam menghadapi tantangan industri energi yang semakin digital, Hiswana Migas juga menyiapkan berbagai inovasi teknologi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran BBM dan LPG.
Organisasi ini terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama Pertamina serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan layanan sesuai standar pemerintah.
Sebagai informasi, Hiswana Migas merupakan asosiasi pelaku usaha sektor energi yang fokus pada penyaluran BBM dan LPG di Indonesia.
Saat ini, organisasi tersebut menaungi lebih dari 12.000 anggota, di antaranya 6.500 SPBU, dan menyerap sekitar 500.000 tenaga kerja di seluruh Indonesia.
Dengan jaringan luas dan komitmen terhadap mutu layanan, Hiswana Migas bertekad terus berperan aktif dalam mendukung ketahanan energi nasional dan kepuasan pelanggan di seluruh Tanah Air.(dkh)

