CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Dalam rangka menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar kegiatan Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara (Retret PWI).
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peneguhan nilai-nilai kepemimpinan serta peningkatan wawasan kebangsaan bagi wartawan anggota PWI dan jajaran pengurus.
Retret PWI dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan nasional ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selanjutnya, ada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, serta Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.
Ketua PWI Kepulauan Riau (Kepri), Saibansah Dardani, mengatakan pihaknya turut berpartisipasi dengan mengutus tiga orang anggota untuk mengikuti retret tersebut.
Ketiga utusan itu adalah Muhammad Khafi Anshary, Fadli, dan Dicky Sigit Rakasiwi.
“PWI Kepri mengirim tiga delegasi, yakni Muhammad Khafi Anshary yang juga menjabat Ketua PWI Kota Batam, Fadli selaku Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI Kepri, serta Dicky Sigit Rakasiwi yang merupakan Wakil Ketua Seksi Humas dan Dokumentasi PWI Kepri,” ujar Saibansah, Minggu (18/1/2026).
Ia menegaskan, PWI Kepri mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap para utusan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan maksimal.
Mengingat padatnya agenda selama retret, para peserta diminta mempersiapkan diri secara fisik dan mental.
“Saya minta ketiga utusan ini benar-benar menyiapkan fisik dan mental. Walaupun hanya empat hari, namun jadwalnya sangat padat dan tentu menguras energi serta konsentrasi,” katanya.
Pria yang akrab disapa Cak Iban ini juga menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi dan daerah.
Pasalnya, para peserta tidak hanya membawa nama PWI, tetapi juga mewakili Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional.
“Utusan yang kami kirim bukan hanya membawa nama PWI Kepri, tetapi juga mewakili daerah. Karena dari setiap provinsi hanya ada perwakilan terbatas, saya berharap mereka dapat menjaga marwah organisasi dan Provinsi Kepri,” pungkasnya.(bur)

