CENTRALBATAM.CO.ID,BATAM-Misteri tewasnya Lia Arzalina, mahasiswi STAI Ibnu Sina Batam yang ditemukan tinggal kerangka beberapa saat lalu, mulai menghasilkan titik terang.
Ya, penanganan perkara tewasnya mahasiswi yang baru saja naik tingkat ke semester lima Jurusan Hukum Ekonomi Syariah ini terus dikebut hingga mendapat sedikit petunjuk baru.
Dari pantauan tim Central Batam, jajaran Polsek Sagulung dan Polresta Barelang terlihat sedikit lega. Ini dijelaskan dengan pernyataan Kapolsek Sagulung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Chrisman Panjaitan.
Dikatakannya, titik terang yang dimaksud masi terus diperdalam berdasarkan penemuan beberapa alat bukti dilapangan. Selain itu, pihaknya juga mengaku akan segera memanggil saksi-saksi, termasuk orangtua korban.
“Untuk sekarang, kita dalami dulu bukti-bukti yang ditemukan di lokasi, memanggil kembali orangtua Lia, paman Lia dan saksi-saksi lainnya,”kata Chrisman.
Dari keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang ditemukan inilah, kemudian ditemukan sedikit celah yang dinilai akan semakin menguak misteri tewasnya Lia Arzalina.
“Kita masih terus dalami dulu, kita harus pastikan sedetail mungkin,” ucapnya.
Akan adanya beerapa kejanggalan pasca ditemukannya kerangka Lia Arzlina dihutan lindung Kelurahan Kabil, Batam. Chrisman tak terlalu menanggapi hal ini dengan lapang.
“Nanti sajalah, intinya sekarang mau ungkap pelakunya siapa dulu,” bebernya.
Sebelumnya, kerangka yang mengenakan celana jeans warna cream cerah dan baju kaos berwarna biru ditemukan tertelungkup diatas semak-semak sekitar hutan lindung tersebut.
Saat ditemukan, kondisinya telah berubah menjadi tulang belulang yang hanya menyisakan tumpukan rambut dibagian tengkorak kepala.
Diketahui, kerangka yang ditemukan diduga sebagai Lia Arzalina. Ini ditegaskan dari kartu identitas (KTP) atas nama Lia Arzalina yang ditemukan diantara barang-barang tersebut.
Dalam penemuan ini, juga ditemukan beberapa barang yang diduga merupakan milik Lia.
Adapun barang-barang yang ditemukan ditengah hutan ini, adalah:
-Tas wanita warna cokelat,
-Sepasang sandal warna ungu,
-Kacamata,
-Pakaian yang dikenakan,
-Linggis besi,
-Beberapa asesoris wanita, serta juga ditemukan kerangka kecil yang diduga sebagai batok kepala janin berusia sekitar 6 bulan.
Atas penemuan ini, diduga Lia Arzalina tengah mengandung dalam usia kandungan sekitar 6 bulan, sebelum akhirnya ditemukan tewas dan berubah menjadi tumpukan kerangka yang mengering.
