CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Bintan menyiapkan anggaran sebanyak Rp 6,9 milliar sebagai bentuk kepedulian dan aprisiasi pada guru ngaji.
Selain untuk guru ngaji, imam masjid, mubaligh, pengelola TP dan Fardu kifayah juga mendapat bagian dari dana tersebut.
Plt Kabag Kesra Pemkab Bintan, Indra Gunawan mengatakan jumlah penerima adalah 2.242. uang itu katanya sebagai insetif tahun 2019.

“Untuk tahun 2019, sekitar Rp 6,9 miliar lebih bagi alokasi insentif 2.242 penerima manfaat,” ujar Plt Kabag Kesra Pemkab Bintan Indra Gunawan, Jumat (21/6/2019) siang.
Dikatakannya juga bahwa dari 2.242 penerima manfaat tersebut terdiri dari 1.000 orang guru ngaji, 188 orang imam masjid, 188 orang penjaga masjid, 387 orang mubaligh, 329 orang fardu kifayah dan 188 orang penjaga masjid.
Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi menjelaskan salah satu program rutin Pemkab Bintan yaitu mengalokasikan anggaran untuk memberikan apresiasi serta memperhatikan taraf kesejahteraan bagi profesi-profesi yang memiliki jasa seperti imam masjid, petugas fardhu kifayah, mubaligh/ah dan juga penjaga masjid.

Hal ini dilakukan selain sebagai apresiasi juga agar tetap semangat dalam menjalankan tugas.
“Jasa dan peranan yang mereka miliki, sangat baik bagi perkembangan kualitas sumber daya di tengah-tengah masyarakat, kemarin kita sudah menaikkan insentif bagi guru ngaji dan juga pengelola TPU, jadi saat ini insya Allah APBD P 2019 rencana kita akan menaikkan insentif bagi petugas imam mesjid, fardu kifayah, mubaligh/ah serta penjaga masjid . Besarannya sedang kita hitung,” pungkasnya. (Ndn)

