CENTRAL BATAM.CO.ID, BATAM-“Apakah pemerintah sanggup kasih makan anak istri kami. Kami terus di itimidasi bahkan mendapatkan perlakukan tidak sepantasnya oleh aparat sipil. Kami perlu perlindungan. Dimana pemerintah saat ini,” teriak orator dalam aksi damai driver online di depan kantor DPRD Batam, Selasa (16/1/2018).
Dalam aksi itu pemerintah diminta untuk memperhatikan nasib para driver online. Untuk payung hukumnya berdasarkan PM 108/2017. Selain itu pemerintah juga harus melakukan sosialisasi terhadap peraturan tersebut ke khalayak ramai agar tidak ada lagi tindakan anarkis kepada driver online.
“Kami tidak pernah mencari musuh dan mencari rezeki yang halal. Kami perlu perlindungan dari pemerintah. Dan kami harus cari nafkah untuk kelangsungan kehidupan keluarga,” katanya.

