CEBTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Pelabuhan Dakomas di Pulau Pucung, Desa Malang Rapat, kecamatan Gunungkijang,Bintan butuh sentuhan dana segar. Pasalnya, pelabuhan yang tiap harinya dipakai oleh nelayan untuk mencari nafkah itu sudah tidak layak di pakai.
Beradasarkan pantaun dilapangan, pelantar yang masih terbuat kayu itu sangat mudah goncang tiap kali dilalui oleh nelayan setempat. Akibatnya sangat jarang nelayan setempat melintasi di pelantaran itu lantaran dikhawtirkan roboh saat dilalui.
“Ya ini lah mas pelantarnya, kan sudah tak layak pakai lagi ini. Padahal tiap hari kami selalu mengandalkan pelantar ini tiap melaut hari-harinya,” ujar Zuki, (16/3).
Zuki menjelaskan kondisi pelantar ini sudah rusak sejak dua tahun lalu. Beberapa kali diajukan, namun belum pernah terelasisi. Untuk itu, ia berharap pemerintah bisa membantu pembangunan pelantar ini lantaran sangat dibutuhkan oleh nelayan setempat dan nelayan diluar.
“Pelantar ini kan tidak hanya digunakan oleh nelayan sini. Kadang nelayan dari Kawal, Galang Batang juga sering melalui pelantar ini tiap turun mencari ikan bilis,” akunya. (Ndn).

