CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Pelabuhan Berakit, kecamatan Teluk Sebong, Bintan baru-baru ini hangat disebut. Pasalnya salah satu pelabuhan illegal yang ada dikawasan itu sering dipakai oleh bandar alias mavia narkoba untuk menyeludupkan barang haram itu masuk ke wilayah Indonesia.
Tidak mau hal ini terus berulang, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan akan menjadikan kawasan itu sebagai kawasan bebas narkoba. Untuk mewujudkan hal itu kata Apri, dirinya akan melibatkan semua jajaran pemerintahan dan masyarakat serta aparat keamanan.
“Kewaspadaan itu tidak cukup dari aparat (Polri-TNI) saja. Tapi peran masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam hal ini memberikan informasi kepada aparat jika ada hal-hal yang mencurigakan,” ujar Apri, Selasa (21/3).
Salah satu cara untuk menjadikan kawasan itu sebagai kawasan bebas narkoba adalah dengan melibatkan semua stake holder yang ada. Kemudian, peran masayarakat dan media untuk mewujudkan hal ini sangat diperlukan.
Selain menyinggung masalah pelabuhan illegal dikawasan Berakit, ia juga menyinggung keberadaan pelabuhan lain yang sering disebut sebagai pelabuhan ‘tikus’ karena sering kali dipakai untuk menyeledupkan berbagai barang illegal, hingga TKI illegal. Untuk semua pelabuhan yang memiliki sebutan ‘tikus’ itu kata Apri akan diberikan perhatian khusus.
“Apalagi di Bintan ini banyak pelabuhan ‘tikus’ seperti yang disebut-sebutkan oleh masyarakat. Nah pelabuhan-pelabuhan ini kedepan akan menjadi perhatian serius kita. Tapi itu tadi, sangat dibutuhkan informasi dari masyarakat kita,” pungkasnya. (Ndn).

