CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ingin memastikan stok sembako di sejumlah daerah di Kepri aman. Untuk itu Nurdin menelepon langsung Bupati Lingga Alias Wello, Bupati Anambas Abdul Haris dan Kadisperindag Kabupaten Natuna Yuda Inangsa.
“Kita ingin semuanya tersedia dan mencukupi. Apalagi kondisi laut sekarang tidak menentu gelombangnya, sehingga dikhawatirkan stok terputus,” kata Nurdin sebelum Apel Siaga Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (21/12/2017).
Nurdin pertama menelepon Kadisperindag Natuna, Yuda Inangsa. Yuda melaporkan kepada Gubernur stok beberapa bahan pokok cukup aman. Namun ada yang mengkhawatirkan seperti telor dan cabe yang semakin menipis.
Dari Anambas, kepad Gubernur, Bupati Abdul Haris menyampaikan sembako untuk sementara masih mencukupi. Cuma yang putus adalah telor karena didatangkan dari Tanjungpinang.
“Sementara laut kita cukup tinggi gelombangnya jadi kapal yang membawa sembako termasuk telor tidak dapat izin berlayar. Insya Allah hari Sabtu, Kapal Tol Laut masuk dari Jakarta dan membawa beras, ayam dan kentang dan barang lainnya,” kata Haris kepada Nurdin.
Kabupaten Lingga pun melaporkan stok sembako yang masih aman. Tapi ada beberapa komoditi yang mulai menipis.
“Tapi kalau ada operasi pasar dari provinsi lebih baik karena membantu warga,” kata Wello kepada Nurdin.
Nurdin berpesan agar koordinasi dan komunikasi terus dilakukan, sehingga ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat tidak hilang. Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, Nurdin menegaskan untuk terus berkoordinasi dengan daerah-daerah untuk ketersediaan sembako.
Kepada pimpinan daerah, Nurdin juga berpesan agar memperhatikan proses pelayaran masyarakat. Apalagi cuaca dan gelombang laut saat ini tidak menentu.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan ngotot berangkat jika tidak memungkinkan. Bersabarlah sehingga cuaca membaik,” ingat Nurdin.

