CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Kekerasan berujung tindakan asusila terhadap anak dibawah umur, kembali terjadi di Bintan. Kali ini, seorang remaja putri berinisial Sa (14) warga Toapaya menjadi korbannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim centralbatam.co.id, Sa mengaku pertama kali digagahi oleh pacarnya, Riswan (20) Warga Gesek. Tindakan asusila itu digesa sang kekasih sekitar 3 bulan lalu.
Seolah tak habis sialnya, ketika Sa hendak ke Tanjungpinang, Sa kembali digilir oleh pria dewasa. Alangkah nahas nasib Sa, menahan aib dan cela dari ulah para pelaku.
“Kalau Riswan ini sama-sama suka. Tapi kalau di Tanjungpinang (korban) diperkosa oleh 3 pria,” ujar Kapolsek Gunungkijang, AKP Hendrial, Senin (5/6/2017).
Hendrial menambahkan, kasus percabulan terhadap Sa ini kemungkinan tidak terungkap jika tidak korban mendapat tindak kekerasan (pemerkosaan) di daerah Tanjungpinang.
“Saat itu, korban pulang dengan keadaan murung. Kemudian saat ditanya orangtua korban, korban malah menujukan mantan pacarnya,” paparnya.
Setelah mendapat penjelasan persetubuhan dengan pacar terjadi beberapa bulan lalu, orang tua korban mendesak. “Saat itu juga korban menceritakan kalau dia diperkosa di daerah Tanjungpinang. Tapi itu bukan wilayah kita,” ungkap Hendrial.
Atas perbuatannya, Hendrial menyampaikan tersangaka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak sebagaimana yang diatur dalam pasal 82 juncto pasal 81 UU nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman hukumannya ancaman pidana penjara diatas 5 tahun,” katanya.
Sementara, Riswan yang sempat ditemui di Mapolsek Gunung Kijang mengaku masih trauma atas penangkapan dirinya atas tuduhan pencabulan terhadap pacarnya tersebut. Ia mengaku diamankan unit Reskrim Mapolsek Gunung Kijang dari kediaman abangnya di Desa Gesek, sekitar tanggal 21 Mei lalu. Ia mengaku sudah melakukan hubungan badandengan pacranya tersebut sebanyak tiga kali di bulan Desember lalu.
“Saya ditangkap saat itu kaget dan pasrah karena dia pacar saya tapi sudah lima bulan kami tidak ada komunikasi lagi. Saya akhirnya tau kalau pacara saya diperkosa oleh tiga lelaki dari tanjungpinang, tapi saya tidak kenal mereka, saya hanya dapat informasi aja, kalau pacar saya kena musibah,” pungkasnya.

