Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Natuna Targetkan Stunting di Bawah 10 Persen, Dinkes Gencarkan Program Intervensi
Advetorial

Natuna Targetkan Stunting di Bawah 10 Persen, Dinkes Gencarkan Program Intervensi

6 Februari 2025Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus berupaya menekan angka stunting dengan target ambisius, yakni di bawah 10 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang masih berada di kisaran 20 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, upaya penurunan angka stunting menunjukkan hasil yang positif. Pada tahun 2024, angka stunting di Natuna yang sebelumnya mencapai 16 persen kini berhasil turun menjadi 10 persen, atau setara dengan 532 anak.

“Kami melakukan pemantauan melalui penimbangan rutin setiap bulan, dan hasilnya angka stunting terus mengalami penurunan. Alhamdulillah, tahun ini penurunannya cukup signifikan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, Kamis (6/2/2025).

Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna menerapkan berbagai program intervensi spesifik. Salah satunya dengan memberikan asupan gizi tambahan kepada anak-anak yang mengalami stunting. Selain itu, dilakukan juga pengukuran kadar hemoglobin pada remaja putri.

“Banyak remaja putri yang mengalami anemia karena pola makan yang kurang baik, terutama saat mereka menstruasi,” jelas Hikmat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto saat memimpin rapat percepatan penurunan stunting.

Namun, ia mengakui bahwa masih ada tantangan di lapangan. Salah satunya adalah rendahnya kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang telah diberikan.

“Tidak sedikit yang masih menyimpan obat di rumah tanpa diminum. Kami berharap orang tua ikut proaktif mengawasi konsumsi obat ini agar anak mereka tidak mengalami anemia,” tambahnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna juga mengambil langkah preventif dengan mengadakan konseling pra-nikah bagi calon pengantin. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Natuna dan rutin dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Tak hanya itu, pengukuran lingkar lengan atas calon ibu juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik perempuan sebelum memasuki masa kehamilan.

“Usia ideal untuk hamil adalah 21 tahun ke atas. Jika masih di bawah 20 tahun, kami sarankan untuk menunda kehamilan karena kondisi reproduksi mereka belum sepenuhnya siap,” ungkap Hikmat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna juga menjalankan program K6 (Kunjungan Enam Bulan) yang memberikan layanan USG gratis sebanyak dua kali bagi ibu hamil serta pemberian tablet tambah darah berupa ferosulfat.

Selain itu, ibu hamil dianjurkan untuk melahirkan di fasilitas kesehatan (Faskes) pemerintah yang tersedia. Setelah melahirkan, ibu-ibu dengan anak balita diminta untuk rutin membawa anak mereka ke Posyandu guna pemantauan pertumbuhan dan berat badan.

“Jika ditemukan indikasi masalah gizi pada anak, kami akan segera merujuk ke dokter spesialis gizi yang sudah tersedia,” tutup Hikmat.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemkab Natuna optimistis target penurunan angka stunting di bawah 10 persen dapat tercapai, demi generasi yang lebih sehat dan berkualitas.(Ham)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Terseret Kasus Asusila Terhadap Anak, Satreskrim Polres Natuna Tahan Camat Pulau Tiga Barat

20 Januari 2026

Pemkab Natuna Tegas: Oknum Camat Dinonaktifkan Terkait Dugaan Pencabulan Anak

9 Januari 2026

Jelang Wacana Kedatangan Presiden, Bupati Aneng Cek Kesiapan RSUD Tipe C

20 Desember 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.