CENTRALBATAM.CO.ID, Bintan –Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunungkijang hari ini (6/2/2019) diadakan di Aula Kantor Camat Gunungkijang.
Camat dalam Gunungkijang, Arief Sumarsono dalam paparannya mengatakan masyarakat di wilayah kerjanya mengusulkan sebanyak 184 prioritas pembangunan. Umumnya prioritas itu katanya merupakan proses pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas umum (fasum).
“Pada tahun 2019 ini, masayarakat berharap prioritas pembangunan si Gunungkijang diutamankan fisik seperti jalan dan fasum. Kalau jumlah usulan yaitu 184 usulan dari 3 desa dan 1 kelurahan serta beberapa UPT,” ujar Arief Sumarsono disela-sela acara Musrenbang pada awak media.
Ia menjelaskan, pembangunan fisik merupakan bangunan yang belum ada maupun renovasi ulang terhadap bangunan yang sudah ada.
“Pembangunan yang belum ada missalnya pemasangan lampu jalan di Desa Teluk Bakau dan Desa Gunungkijang masing-masing 30 unit. Kemudian di Desa Malang Rapat dan Kelurahan Kawal masing-masing membutuhkan 20 unit,” jelasnya.
Sementara untuk renovasi misalnya, lanjutan penyelesaian (finishing) Masjid An’Nur yang masih membutuhkan teras, tangga, menara serta pengecatan dan paving block.
Masih kata Arief, mengingat jumlah kunjungan wisatawan di wilayah Gunungkijang tiap tahun mengalami peningkatan, sudah semestinya ada gerbang destinasi wisata. Gerbang destinasi wisata ini rencananya akan dipasang disetiap perbatasan Desa atau kelurahan se kecamatan Gunungkijang.
“Selain itu, masyarakat juga berharap pembangunan kembali situs Bukit Kerang Kawal di RT 001/ RW 001. Sehingga wisatawan yang berkujung di kecamatan Gunungkijang bisa datang dan melihat situs tertua di Bintan,” ungkapnya. (Ndn)

