CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Puluhan Driver Taksi Online medatangi Polresta Barelang, Kamis (11/1/2018) siang untuk menuntut pihak kepolisian segera menangkap pelaku perusakan salah satu mobil taksi online di kawasan BCH Penuin.
“Kita sudah membuat laporan polisi dan saat ini teman kami (Herman) yang menjadi korban sedang diperiksa oleh pihak kepolisian,” kata Edo salah satu perwakilan driver taksi online.
Dia mengatakan perusakan taksi online yang dilakukan sopir taksi pangkalan tidak bisa di maafkan. Karena tidak hanya melakukan pengancaman tapi juga perusakan kendaraan yang membuat trauma sopir dan penumpangnya.
“Untuk perbaikan sejauh ini sudah menelan biaya Rp 10 juta. Namun biaya perbaikan akan terus bertambah karena belum selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Barelang Kompol Sarifudin Dalimunte yang menemui langsung para driver taksi online meminta semua pihak untuk menahan diri.
“Kami minta semua informasi segera di beritahu. Sekecil apapun informasi cepat kasih tahu ke kami,” katanya.
Sebelumnya, rekaman video terkait perusakan mobil Toyota Avanza viral beredar di media sosial. Mobil yang dirusak sejumlah orang itu diduga taksi online.
Beberapa orang terlihat terus mengejar mobil warna hitam untuk berhenti dan meminta sopirnya keluar dari kendaraan. Salah satu pria tampak memegang batu dan menghantamkan ke mobil Toyota Avanza tersebut hingga kaca sepion lepas.

