CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM –Kepolisian Daerah Kepulauan Riau terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu langkah terbarunya adalah menghadirkan kendaraan patroli berbasis mobil listrik yang digunakan oleh Polisi Wanita (Polwan) Direktorat Samapta Polda Kepri.
Inovasi ini mencerminkan komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan yang modern, humanis, sekaligus ramah lingkungan.
Kendaraan listrik tersebut difungsikan khusus untuk mendukung kegiatan patroli Polwan Ditsamapta yang selama ini aktif menjalin interaksi langsung dengan masyarakat.
Selain memperkuat kehadiran Polwan di ruang publik, penggunaan mobil listrik juga sejalan dengan upaya transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Direktur Samapta Polda Kepri Kombes Pol Joko Adi Nugroho, SIK, MT, melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, SIK, SH, MH, menyampaikan bahwa patroli Polwan dengan kendaraan listrik merupakan bentuk adaptasi Polri terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat.
“Penggunaan mobil listrik dalam patroli Polwan Ditsamapta merupakan wujud komitmen Polda Kepri untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih modern, ramah lingkungan, dan mengedepankan pendekatan humanis,” katanya.
“Kehadiran Polwan di tengah masyarakat diharapkan benar-benar memberi rasa aman dan manfaat nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pola patroli Polwan ini menitikberatkan pada pendekatan persuasif atau soft approach.
Kegiatan patroli diisi dengan komunikasi dialogis, edukasi, penyuluhan, sosialisasi, serta penguatan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
“Sasaran patroli meliputi masyarakat secara luas, dengan fokus pada kelompok yang membutuhkan pendekatan persuasif, seperti pelajar, mahasiswa, komunitas perempuan, serta kelompok sosial lainnya,” sebutnya.
“Melalui dialog dan interaksi langsung, kami ingin membangun kepercayaan dan kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Kabid Humas Polda Kepri menegaskan, patroli Polwan ini tidak difokuskan pada penindakan di lokasi rawan kejahatan, melainkan lebih pada upaya pembinaan dan pencegahan gangguan kamtibmas melalui sentuhan humanis.
“Sejalan dengan arahan Kapolda Kepri, pelaksanaan patroli kepolisian pada tahun 2026 mengedepankan pendekatan soft approach. Oleh karena itu, patroli Polwan hadir untuk memberikan perlindungan dan pengayoman secara persuasif, komunikatif, dan edukatif,” jelasnya.
Kabid Humas Polda Kepri menegaskan komitmen institusinya untuk terus berinovasi demi meningkatkan kepercayaan publik.
“Melalui patroli Polwan ini, Polda Kepri menegaskan kesiapan Polri untuk selalu hadir, mudah ditemui, dan sigap membantu masyarakat. Inilah wujud Polri yang adaptif, humanis, dan memberi manfaat nyata bagi warga Kepulauan Riau,” pungkasnya.(bur)

