CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Tingkah Gustian Riau, Kepala Dinas Badan Penanaman Modal Pusat Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam kembali dikritisi masyarakat Batam.
Pagi ini, ratusan masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Kota Batam menggelar demonstrasi dengan aksi sang pejabat yang dinilai tidak masuk akal, Senin (27/3/2017) pagi.
Beberapa orator yang berdiri diatas mobil komando terus meneriakkan aspirasi yang meminta Gustian Riau segera dicopot dari jabatannya.
“Copot dia (Gustian, red). Dia sudah mengoyak moral seorang pejabat. Dia tidak cocok jadi pemimpin,” teriak orator, pagi ini.
Aksi itu sendiri digelar di depan Kantor Walikota Batam. Puluhan personel kepolisian dan Satpol PP Batam tampak mengamankan jalannya unjuk rasa tersebut.
Sekitar pukul 10.30 WIB, puluhan perwakilan Perpat itu diperbolehkan masuk menuju ruang rapat, di Gedung Pemerintah Kota (Pemko) Batam itu.
Diketahui, aksi itu digelar dengan karena sikap Gustian Riau yang disebut-sebut berlawanan dengan sistem adat Melayu di Batam.
Pelanggaran adat itu terjadi, setelah sampainya pemberian Gustian kepada stafnya yang diketahui sedang sakit. Pemberian itu sendiri berupa buah-buahan.
”Tapi buah-buahan ini negatif maknanya, semacam menganut ajaran sesat. Jadi kami minta dia dicopot,” tutupnya.

