CENTRALBATAM.CO.ID, Bintan –Untuk menyemarakan bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kembali mengelar festival lampu cangkok.
Pemilihan lampu cangkok untuk dijadikan lomba setiap tahun di Bintan bukan tanpa alasan. Karena lampu cangkok ini merupakan budaya tradisional Melayu.
Persiapan festival ini telah dibahas melalui rapat internal Pemerintah Daerah. Dan semua sepakat festival ini akan diadakan setiap tahunnya.

Kepala Dinas Kominfo Pemkab Bintan, Aupa Samake mengatakan ide lomba lampu cangkok ini digagas oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi.
“Idenya dari bapak (Apri Sujadi). Dan akan dilakukan setiap tahun selain melestarikan budaya Melayu, juga untuk menyemarakan bulan Suci Ramadhan ini,” katanya, Kamis (16/5/2019).
Peserta festival ini yaitu seluruh kecamatan yang ada di Bintan. Dimana, dimulai dari tingkat RT/RW hingg Kelurahan/Desa akan menghiasi wilayahnya dengan lampu cangkok.
Pemilihan akan dimulai pada tanggal 25 Mei atau tepatnya 21 sampai dengan 27 Ramadhan 1440 hijriah.
“Rencananya akan dilaksanakan pada malam 25 Mei atau tepatnya 21 sd 27 Ramadan 1440 H. Kegiatan ini sekaligus salah satu gelaran wisata religius yang mengandalkan kearifan lokal dan budaya islami ” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Lomba Lampu Cangkok nantinya akan dinilai dalam beberapa aspek.
Salah satu aspek yang dinilai adalah lampu yang bernuansa Islami. Kemudian kemeriahan lampu yang dipasang.
Selain itu kata Aupa, partisipasi masyarakat dalam ikut serta dalam festival juga tidak luput dari penilain.
“Nah kalau yang dinilai itu dari beberapa aspek seperti lampoon gerbang dengan nuansa Islami. Kemudian juga dilihat dari kemeriahan cangkok. Dan yang terakhir adalah partisipasi masyarakat untuk ikut serta memerihkannya,” pungkasnya.
Melalui festival ini kedepanya diharapkan dapat menjadikan Bintan sebagai salah satu objek wisata religious. (Ndn)

