CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Salah satu coordinator Pembina sekaligus pelatih persiapan Pekan Olahraga Daerah (Popda) Bintan, Aries Yulianto mengundurkan diri dari jabatanya. Hal ini dilakukan Aris, setelah adanya pemberitaan ‘Event Popda tak jelas, prestasi terus terus menurun’.
“Dan pada kesempatan ini berbahagia ini saya selaku koordinator pembina atlit popda cabang sepakbola mengungundurkan diri. Semoga kedepannya cabang sepak bola bisa merebut mendali emas sesuai yang ditargetkan. Pernyataan ini dibuat dalam keadaan sesadar sadarnya tanpa unsur paksaan dari pihak manapun,” tulis Aris pada kolom komenter link berita centralbatam.co.id, yang diposting dihalaman facebook ketua PSSI Bintan, Iyon Pelat.
Pernyataan ini membuat centralbatam.co.id bertandang kerumah Aris di Kampung Jawa, Gang Natuna, kecamatan Bintan Timur, Rabu (7/6).
Dihadapan centralbatam.co.id, Aris curhat kalau selama ini dirinya kecewa terhadap Pemkab Bintan melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) sekarang menjadi Disbudpora tidak pernah memberikan perhatian pada pecinta olahraga di Bintan.
“Bayangkan bang, kalau di Karimun kemarin (atlet sepakbola) tidak menang. Kami mungkin pulang ke Bintan berenang. Jadi intinya memang selama ini, Dispora Bintan tidak pernah sikron dengan penggiat olahraga,” keluh pelatih yang kerap membawa atlet sepakbola ke kancah Nasional ini.
Hal ini dikatakanya, karena tim yang ia bawa bersama PSSI Bintan saat memenangkan piala Gubernur di Karimun bulan Mei kemarin tidak mendapat santunan dari Pemkab Bintan.
Berdasarkan pantauan dilokasi latihan atlet sepak bola di samping rumahnya. Kondisi lapangan bola yang menciptakan banyak atlit andalan itu sangat memprihatinkan. Dilapangan tersebut, terlihat beberapa bola yang sudah tak layak pakai. Lapangan bola disana luasnya hanya 20 x 30 meter.
Meskipun demikian, niat Aris menciptakan atlit pesepak bola yang professional tidak pernah terbendung. Untuk itu, ia sangat berharap Pemkab Bintan memberikan perhatian khusus terhadap olaharagawan jika ingin berprestasi.
“Jadi intinya saya mengundurkan diri karena saya tidak ada perhatian dari Dispora,” paparnya.
Lebih lanjut Aris mengatakan, dirinya berharap rencana anggota DPRD Bintan melakukan RDP terhadap Dispora senin (12/6) dapat mensikronisasikan antara Dispora dan Induk Olahraga.
“Harapanya, kita berharap melalui RDP kedepan Dispora mau sikronisasi antara Pora dan induk olahraga di Bintan. Semoga melaui RDP ini nantinya dapat jalan terbaik,” kata pelatih yang membuat Putra Bintan memenangkan piala Gubernur bulan lalu ini. (Ndn)

