Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Menguji Nyali Lawan Covid19
Advetorial

Menguji Nyali Lawan Covid19

29 April 2020Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Iskandar Zulkarnaen SIP, M.Phil.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Semua di Kepulauan Riau berada dalam situasi nano nano saat ini. Istilah ini dikedepankan karena memang hati ini seperti diaduk aduk. Yah nano nano.

Kemaren bahagia, 5 hari tanpa ada kabar buruk yakni bertambahnya pasien covid19 di Kepri. Lantas datanglah berita tambahan 3 positif di Karimun dan yang paling menyedihkan adalah wafatnya Walikota Tanjungpinang.

Jadi pantaskan kalau disebut nano nano? Harapan kita terhempas oleh kenyataan bahkan seorang Walikota tidak terlepas dari penularan covid19.

Tapi apakah itu jadi pelajaran? Belum sepertinya.

Ide PSBB sudah dikubur sementara oleh Kota Tanjungpinang dan Batam. Bahkan kabarnya juga Karimun. Alasannya klise, Kita tidak siap.

Tanjungpinang bikin kebijakan pemberlakuan jam siang dan jam malam, entah hasil kajian darimana kebijakan itu diambil. Wallahualam bissawab.

Berbeda dengan Tanjungpinang, Batam malah awalnya mau melakukan karantina wilayah lokal, tapi berubah menjadi Pembatasan Sosial Tingkat Kecamatan. Entah apa juga yg menjadi landasan dari kebijakan itu. Apakah hasil kajian atau rekomendasi dari hasil tracing kasus yang ada. Kita juga tidak diberitahu secara gamblang.

Yang gamblang dan terang benderang adalah pembagian bansos, berupa bahan pokok kepada masyarakat. Itu gamblang dan terstruktur diumumkan.

Bagaimana dengan proses tracing dan pendalaman kasus? Nihil. Masyarakat tidak diberi edukasi tentang kondisi Batam saat ini. Seperti apakah?

Angka angka statistik memang ditampilkan. Jumlah positif, pdp dan odp (otg sering dilupa sebut padahal sebagian besar infeksi berada pada definisi otg ini) diupdate setiap hari. Dengan bahasan petugas sudah menyisir dan melakukan tracing. Semua berada dalam pengawalan ketat. Masyarakat disuguhkan ini kecamatan zona merah dan ini yang belum.

Benarkah?

Ide dasar dari defenisi local area quarantine yang pernah saya usulkan adalah upaya memisahkan dengan cepat, semua orang yang mengalami kontak langsung dengan kasus positif. Apapun kategorinya. Mau pdp, odp ataupun otg.

Dan biasanya kontak langsung ini berada dalam satu komunitas yang saling berhubungan, yangmana kadangkala tempat tinggalnya tidak berada dalam satu wilayah kecamatan. Kecepatan inj sangat dibutuhkan agar kita bisa mengatasi kecepatan virus ini menyebar.

Kabarnya ide ini sudah dilaksanakan dengan optimal.

Semua yg kontak langsung sudah dikarantina di rumah dan diambil samplenya.

Selesai?

Saya berpandangan bahwa metode kerja yang dilakukan dalam melakukan tracing dan identifikasi kontak langsung dengan pasien positif masih belum optimal dan berjalan sesuai pedoman. Saya memprediksi dengan model tracing seperti yang dilakukan saat ini akan  jumlah kasus positif di Kepri akan semakin bertambah. Khususnya Batam dan Tanjungpinang serta Tanjung Balai Karimun. Mudah2an prediksi saya keliru. Itu harapan terbesar saya.

Kritik terbesar saya adalah para Pembesar negeri di Kepri belum mengambil pelajaran dari kasus Walikota Tanjungpinang. Acara acara seremonial tetap dilaksanakan dengan tajuk memberikan bantuan secara simbolis dan acara yang sejenis itu. Alasannya protokol kesehatan sudah dijalankan.

Maka jangan salahkan juga kalau masyarakat jadi ingin keluar rumah juga. Baik bermasker ataupun tidak. Sebab mereka berpandukan para Pembesar yang bertindak seakan akan pandemi ini bukan masalah yang besar. Mungkin akan menjadi masalah besar kalau para Pembesar ini yang menjadi korban..

Siapa tahu?

Maka di masa pandemi ini kita akan melihat masing masing pihak, baik rakyat jelata maupun yang berpunya, baik pemerintah maupun masyarakat, saling menguji nyali. Siapa palimg berani berhadapan dengan covid 19.

Saya berharap, adanya kesatuan gerak dan langkah dalam melawan covid19 ini. Satuan tugas disusun dari pelbagai unsur agar bisa terpadu dan terkawal secara baik.

Polda Kepri, contohnya, sudah menginisiasi Rapid Test secara drive thru persis seperti yang dilakukan di Kota Daegu Korea Selatan. Poin pentingnya adalah menginisiasi masyarakat agar melek dan waspada akan kondisi kesehatannya. Ini bukan klaster per klaster lagi. Ini sudah komunitas yang terjangkit. Sebab itu diperlukan upaya untuk melakukan test sebanyak mungkin dan mengkarantina di rumah orang orang sebanyak banyaknya. Agar penyebaran covid19 bisa dikawal dan dikalahkan.

Maka itu sinergi dengan seluruh unsur niscaya diperlukan. Utamanya dalam menyatukan gerak langkah dan program.

Merdeka.

 

 

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.