Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Menelusuri Jejak Islam di Afrika Selatan, Kiprah Ulama Nusantara dalam Diplomasi Budaya
Bisnis

Menelusuri Jejak Islam di Afrika Selatan, Kiprah Ulama Nusantara dalam Diplomasi Budaya

11 Desember 2024Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Dr. Yanuardi Peneliti Negeri Rempah Foundation saat foto di depan Konsul Jenderal RI di Cape Town
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TIGA peneliti dari Negeri Rempah Foundation mengunjungi Cape Town, Afrika Selatan, dalam rangka melacak sejarah penyebaran Islam di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada 7 hingga 11 Desember 2024, dan merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI.

Para peneliti yang terlibat adalah Yanuardi Syukur (dosen antropologi Universitas Khairun, Ternate), Abdul Kadir Ali (dosen Universitas Nuku, Tidore), dan Irma Zahrotunnisa Wijaya (peneliti Negeri Rempah Foundation).

Selain di Afrika Selatan, lembaga ini juga mengirimkan delegasinya ke berbagai negara untuk misi serupa.

Di Cape Town, mereka mendalami jejak penyebaran Islam melalui jalur rempah. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Konsul Jenderal RI di Cape Town, Tudiono, dalam acara makan malam di Wisma KJRI.

Tudiono menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini, seraya berharap kolaborasi antara Indonesia dan Afrika Selatan, khususnya di Cape Town, dapat terus diperkuat, terutama dalam konteks diplomasi budaya berbasis Islam.

Konjen Tudiono mengungkapkan bahwa para ulama dan tokoh dari Indonesia, seperti Syekh Yusuf al-Makassari pada abad ke-17 dan Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam dari Tidore pada abad ke-18, memiliki kontribusi besar dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut.

Tokoh-tokoh ini bahkan menjadi inspirasi perjuangan kemerdekaan Afrika Selatan. Tudiono juga menambahkan bahwa setiap tahun, KJRI Cape Town mengadakan berbagai acara budaya dan ekonomi untuk mempererat hubungan kedua negara.

Ketua tim peneliti, Yanuardi Syukur, menjelaskan bahwa tokoh seperti Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam memiliki pengaruh mendalam. Bahkan, Nelson Mandela pernah menyebutnya sebagai inspirasi perjuangan Afrika Selatan.

“Setelah dibebaskan dari penjara, tempat pertama yang dikunjungi Mandela adalah makam Tuan Guru di Tana Baru, Cape Town,” ungkap Yanuardi.

Tidak jauh dari makam Tuan Guru, berdiri Masjid al-Auwal, masjid pertama di Afrika Selatan yang didirikan oleh Tuan Guru setelah dibebaskan dari Robben Island.

Masjid ini hingga kini menjadi simbol perjuangan umat Islam Cape Town dalam memperjuangkan pengakuan dan kebebasan beribadah.

Dalam kunjungan mereka, para peneliti mencatat bahwa masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah.

Lantai dasar masjid digunakan untuk shalat, sedangkan lantai atas menjadi madrasah sore bagi anak-anak Muslim. Di madrasah tersebut, anak-anak belajar membaca Al-Qur’an dengan metode Iqra’ yang telah dimodifikasi, serupa dengan yang digunakan di Indonesia.

Abdul Kadir Ali menekankan pentingnya mengusulkan Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam sebagai pahlawan nasional Indonesia.

“Beliau bahkan menulis Al-Qur’an sebanyak enam salinan, salah satunya kini dipajang di Masjid al-Auwal,” kata Abdul Kadir Ali.

Menurutnya, kontribusi luar biasa Tuan Guru dalam dakwah Islam dan perjuangan kemerdekaan menjadikannya layak mendapatkan pengakuan tersebut.

Kunjungan ini tidak hanya menyoroti sejarah, tetapi juga menjadi bentuk upaya mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Afrika Selatan melalui kisah perjalanan Islam yang menyatukan kedua bangsa.(yanuardi syukur/smsi)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.