CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Sidang perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali dilanjutkan, Selasa (24/1/2017) pagi.
Dalam agenda sidang yang ke-7 ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan 5 saksi.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Tim Advokasi Ahok, kelima saksi ini ternyata berbeda kapasitas, yakni ada 3 orang saksi pelapor dan 2 lainnya merupakan saksi fakta akan dimintai keterangan.
Tiga orang saksi pelapor tersebut yakni Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra dan Iman Sudirman.
Sedangkan 2 saksi lainnya yaitu Yulihardi dan Nurkholis Majid. Penting diketahui, Yulihardi merupakan Lurah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Sedangkan Nurkholis Majid merupakan juru foto (cameraman)Â Dinas Komunikasi, Informasi dan Kehumasan Pemprov DKI.
“Yulihardi dan Nurkholis Majid akan didengar keterangannya sebagai saksi Fakta. Kita merasa saksi-saksi ini akan mengungkap hal yang dinilai menguntungkan klien kami dan tentunya sesuai fakta yang terjadi,” ungkap tim advokasi Ahok.Â
Ahok sendiri saat ditanya soal kesiapannya menjalani sidang hari ini hanya menjawab singkat.
“Siap sajalah, kita taat hukum kok,” tegasnya.
Dalam sidang pada Selasa (17/1/2017) lalu, Jaksa penuntut umum (JPU) sejatinya ingin menghadirkan enam saksi.
Namun hanya tiga saksi yang dapat memberikan keterangan dalam sidang kasus dugaan penistaan agama tersebut yakni Willyudin, Bripka Agung dan Bripka Ahmad yang merupakan polisi dari Polresta Bogor.‎
Kemudian, saksi-saksi berikutnya aan segera diperiksa hari ini untuk menambah khasanah pembuktian dalam kasus yang menjerat Gubernur Non-aktif Ahok.
