CENTRALBATAM.CO.ID, BANGKA-Warga Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak mampu berbuat banyak saat debit air terus meningkat di sungai desa setempat.
Hujan deras yang mengguyur di sejumlah tempat di Kabupaten Bangka Barat ini membuat jembatan Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip ambruk, Sabtu (28/1/2017).
Tingginya volume dan derasnya arus air membuat matrial bangunan jembatan ambrol dan terbawa arus. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari Muntok ke Pangkalpinang terputus.
Minimnya peralatan membuat warga berbuat alakadarnya. Mereka hanya bisa menyaksikan matrial jembatan yang ambrol terbawa arus

Aris salah satu warga, mengatakan kejadian ambruknya jembatan desa Mayang terjadi pagi tadi. Ambruknya jembatan disebabkan derasnya arus dan tingginya volume air.
” Kejadiannya pagi tadi, kemungkinan jembatan ambruk karena volume dan terpaan arus air yang cukup tinggi,” ujar Aris.
Sementara tim gabungan dari Polres Bangka Barat, Satpol PP, Kesbangpol dan BPBD diterjunkan ke sejumlah titik di Kabupaten Bangka Barat.
Selain tim gabungan, seluruh jajaran SKPD terkait turut dikerahkan. Tim gabungan ini bertugas membantu proses evakuasi warga,
bahkan untuk menjangkau semua titik dan medan, tim gabungan mengerahkan sejumlah perahu karet.
“Sejak tadi pagi tim gabungan telah siaga di titik titik rawan bajir. Dalam proses evakuasi kami juga mengerahkan perahu karet untuk menjangkau rumah rumah warga,” ujar Camat Muntok, Sukandi.
Selain merusak inprastruktur, hujan yang mengguyur Kabupaten Bangka Barat, Jumat (27/1/2017) malam juga membuat sejumlah rumah tergenang banjir. Bahkan ketinggian air mencapai leher orang dewasa.
Sukandi mengatakan daerah yang tergenang banjir diantaranya, Kampung Culong, Kampung Ulu, Teluk Rubiyah, Pal 1 dan Air Belo.
“Selain merusak inprastruktur hujan yang turun sejak tengah malam tadi juga menggenang kawasan kampung culong, ulu, tanjung, pal 1 dan belo terendam banjir,” ujar Sukandi.(tbn/ctb)
