Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Kisah Sang Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan. Mulai Dikejar Satpol PP, Hingga Ingin Anaknya Jadi Jenderal
Batam

Kisah Sang Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan. Mulai Dikejar Satpol PP, Hingga Ingin Anaknya Jadi Jenderal

4 Agustus 2016Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Jefri, sang pedagang pernak-pernik khas hari kemerdekaan yang punya segudang kisah, hingga ingin puteranya jadi Jenderal | Foto : Cia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Memasuki bulan kedelapan (Agustus, red) dalam tahun 2016, serta menjelang peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus mendatang. Berbagai pernak-pernik khas ’17’ Agustus mulai bertebaran.

Tak hanya pernak-perniknya, pedagang ornamen kemerdekaan RI, yakni Bendera merah-putih pun mulai menjamur dan ada dihampir setiap sisi ditepian jalan keramaian di Batam.

Sejak menginjakkan posisi di 1 Agustus lalu, para pedagang tahunan ini mulai membuat lapaknya disekitar pinggiran atau tepatnya ditepi bahu jalan.

Penampakan ini nyata, disekitar jalan Gajah Mada Sekupang, Jalan Ahmad Yani Batam Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal R. Soeprapto dan masih banyak posisi lainya yang juga digunakan para pedagang bendera untuk menjajahkan berbagai ornamen khas hari kemerdekaan.

Salah seorang pedagang, Jefri mengatakan, ia telah berdagang bendera sejak 12 tahun lalu. Terhitung sejak 2004 lalu, pria berusia 56 tahun di Agustus 2016 ini menyatakan telah menjajahkan dagangan khas kemerdekaan dilapaknya sebanyak 12 kali.

“Sekali setahun saya jual pernah-pernik kemerdekaan ini, mulainya dari 2004 lalu,” katanya.

Jefri menjelaskan, peminat pernak-pernik hari kemerdekaan cenderung menurun dalam 3 tahun belakangan.

Sejak tahun 2004 sampai 2013 ia mampu menjual 350 sampai 500 lembar bendera dengan berbagai ukuran setiap tahunnya. Namun mulai 2014-2016 ia hanya mampu menjual 70 sampai dengan 150 lembar bendera.

“Dulu, saya masih bisa terima sekitar Rp 500 ribu keuntungan bersih. Tapi sekarang itu, untungnya cuma sekitar Rp 80 sampai 250 ribu. Nah, tahun ini saya belum tahu bagaimana kondisinya. Yang jelas sudah ada 120 lembar yang terjual sejak 1 Agustus lalu,” ucap Jefri, sembari mengembangkan lapak merah-putihnya.

Rio Ananda, anak sang penjual pernak-pernik kemerdekaan yang terlihat sibuk membenahi arang-barang dagangannya | Foto : Cia
Rio Ananda, anak sang penjual pernak-pernik kemerdekaan yang terlihat sibuk membenahi arang-barang dagangannya | Foto : Cia

Dalam masa-masa kelamnya itu, Jefri kerap dipaksa pindah dan dilarang berdagang, bahkan diangkut barang dagangannya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Leih dari 3 kali, ia harus berlari dari kejaran sang petugas untuk menyelamatkan barang dagangan yang menjadi harapan, untuk memenuhi keutuhan keluarganya itu.

“Pernah dikejar, dipukul, bahkan barang-barang dilapak saya diangkut. Saya memang salah dagangnya ditempat-tempat ini, tapi mau dagang dimana lagi?” imbuhnya.

Meski begitu, dia yang didampingi putera semata wayangnya ini terlihat antusias, untuk mengais rezeki meski dalam skala tahunan ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setelah bulan kemerdekaan berlalu. Ia dan puteranya ini kembali menjadi Nelayan diperairan Kepulauan Riau, untuk biaya hidup keluarga dan pendidikan putranya, Rio Ananda.

Jefri berharap, dengan secercah harapan dari mengais rezeki sebagai penjual bendera tahunan. Ia hendak menyekolahkan puteranya itu, hingga menjadi Jenderal yang nantinya akan mengibarkan bendera untuk Indonesia, sama seperti yang dilakukan para Pejuang RI dan sama pula seperti yang dilakukannya tiap kali Agustus tiba.

“Saya mau Rio jadi Jenderal, jadi dia bisa ingat sejarah merah putih ini,” harapnya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026

Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu

22 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.