CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sebanyak 450 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG dilepas dari Pelabuhan Batu Ampar menuju Papua untuk menjalankan misi menjaga perbatasan negara. Upacara pemberangkatan dipimpin Kepala Staf Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, dan turut dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Di antara jajaran yang hadir, perhatian khusus tertuju pada Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, yang secara tegas menyampaikan dukungan penuh sekaligus apresiasi mendalam kepada para prajurit. Kamaluddin menyebut keberangkatan pasukan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, dan sudah sepantasnya mendapat perhatian seluruh elemen masyarakat.
Kamaluddin menuturkan rasa bangga DPRD Batam terhadap dedikasi para prajurit yang akan bertugas di wilayah rawan konflik tersebut. Ia menegaskan bahwa DPRD Batam berdiri di garis terdepan memberikan dukungan moral bagi para anggota TNI yang diberi amanah menjaga NKRI.
“Dengan penuh kebanggaan, kami melepas keberangkatan rekan-rekan TNI menuju tanah Papua. Jaga kehormatan bangsa dengan semangat, dan semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu melindungi setiap langkah kalian,” ujar Kamaluddin.
Amanat serupa disampaikan Kasdam XIX/TT Brigjen TNI Rudi Hermawan yang mengingatkan bahwa tugas di perbatasan merupakan tanggung jawab strategis bagi keutuhan NKRI. “Kalian adalah garda terdepan bangsa,” tegasnya.
Sebelum diterjunkan ke wilayah tugas di Puncak Jaya, 450 prajurit Yonif 136/Tuah Sakti akan menjalani pelatihan pratugas selama satu bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan Infanteri Jawa Barat. Dari Batam, para prajurit diberangkatkan ke Bandung menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI).
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga menyampaikan penghargaan Pemerintah Kota Batam atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang akan melaksanakan tugas negara.(dkh)

