CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Lantaran seringnya menerima serangan alias teror dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menyerukan tindakan pencegahan dan pengamanan.
Adapun salah satu langkah yang ditempuh KPK dalam melindungi personelnya, ialah dengan berkoordinasi kepada kepolisian untuk membantu pengamanan.
Tak cukup sampai disitu saja, KPK juga ingin membekali personelnya dengan senjata api.
“Kita sama-sama tahu, ada beberapa jaksa yang menangani perkara. Nah, nilai risikonya itu tinggi. Kalau hanya pengawalan, kita rasa kurang. Jadi kita koordinasikan dengan polisi agar diizinkan dengan kelengkapan senjata,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Rabu (17/5/2017).
Meski demikian, pihaknya juga menyadari risiko yang sangat tinggi ketika personelnya diperlengkapi senjata api. “Makanya gak semua yang mau (pegang senjata). Kita hanya prioritaskan pada personel-personel tertentu saja. Yang tentunya bisa membaca kondisi dan situasi,” imbuhnya.
Diketahui, KPK telah mengajukan izin untuk memperlengkapi senjata kepada sekitar 100 personel. “Iya, sekitar segitu. Nah, mudah-mudahan izinnya dipertimbangkan,” tutupnya.

