CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Masyarakat Bintan menilai penempatan sebagian Organisasi Perangkat Dearah (OPD) di lingkungan Pemkab Bintan tidak tepat.
Hal ini disampaikan karena selain kinerja OPD saat ini tidak memuaskan, juga terdapat kadis yang terkesan sebagai provokator.
“Kalau menurut saya belum maksimal lah. Malahan OPD saat ini kinerja buruk dan ada yang terkesan provokator. Tuh lihat facebooknya Kadis Koperasi Dian Nusa,” ujar salah warga Ariton.
Terkait hal ini, salah satu LSM, CA di Kijang hari ini berencana mendatangi kantor Mapolres Bintan untuk meminta pihak Polres menjadi mediator aspirasi.
Aspirasi yang disampaikan itu berupa permintaan masyarakat kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi agar setiap OPD menandatangani surat sakti.
“Intinya meminta Pak Apri keluarkan surat yang menyatakan, OPD siap berhenti atau diberhentikan sebagai Kadis apabila tidak sanggup bekerja dengan maksimal,” ujar Amien salah satu warga Kijang.
Sementara Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengakui permintaan LSM tersebut. Meskipun demikian, ia mengatakan belum ada yang datang ke pihaknya.
“Kami sudah dari pagi tadi nunggu, namun belum ada yang datang. Yang pasti, kalau mereka datang kita fasilitasi,” pungkas Febri kepada centralbatam.co.id, melalui sambungan telpon. (Ndn)

