CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Tidak lama lagi, bulan ramadhan segera tiba. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada masa itu kerap dikaitkan dengan melambungnya harga kebutuhan pokok (sembako).
Mulai dari kenaikan harga gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, serta beras pun menjadi primadona yang tak pernah luput dari kata-kata “Naik Harga”.
Pagi ini, di Ibukota Indonesia, yakni Jakarta, harga daging sapi di beberapa pasar tradisional mulai meroket. Senada, untuk daging ayam segar pun relatif naik dari beberapa minggu sebelumnya. Diketahui, untuk harga daging sapi lokal pagi ini, Kamis (13/4/2017) dibuka dengan harga Rp 120.000.
“Kalau daging import, masih Rp 100.000 per kilogramnya,” tutur Rahmat, seorang pedagang sapi di pasar tradisional, di Jakarta.
Ternyata, harga tersebut tidak berbeda jauh seperti di pasar-pasar tradisional kota Batam. Pagi ini, para pedagang daging sapi membuka harga mulai dari Rp 110.000 hingga Rp 159.000 per kilogramnya. Sementara, untuk daging sapi import masih bertahan di posisi Rp 98.000 sampai dengan Rp 110.000 per kilogramnya.
Harga ini berlaku di beberapa pasar di Batam, seperti Pasar Tos 3000 atau biasa disebut Pasar Induk, Jodoh, pasar Botania I dan II, serta pasar Mega Legenda, Kecamatan Batam Kota.
Para pedagang mengaku, tingginya harga jual daging sapi dilatarbelakangi momen ‘bulan puasa’ yang mulai mendekat. “Mungkin, seminggu sebelum hari H (ramadhan, red) bisa lebih tinggi harganya,” tegas Ani, seorang pedagang di Pasar Botania II, Batam Kota.

