CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Insomnia, merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami hilangnya rasa ngantuk. Keadaan ini biasa terjadi dalam durasi yang panjang setiap malamnya, hingga membuat si penderita kelelahan karena kurangnya waktu istirahat.
Jika dibiarkan begitu saja, kondisinya akan semakin parah dan membuat penderitanya depresi, bahkan terjangkit berbagai penyakit.
Dewasa ini, kebanyakan orang malah mengkonsumsi obat tidur hingga obat penenang untuk mengatasi insomnia. Bukannya membaik, kondisi tersebut malah semakin memburuk dan dapat menyebabkan tubuh kehilangan respon tidur alami.
Hentikan konsumsi obat-obatan yang sebenarnya tidak terlalu efektif cara kerjanya. Sebagai gantinya, berikut lima cara untuk melatih tubuh mengembalikan naluri tidur alaminya versi tim Central Batam:
Pertama, jauhkan gadget atau smartphone dari tempat tidur.
Keberadaan perangkat telekomunikasi tersebut hanya memicu kegelisahan ketika muncul godaan untuk membuka dan mengecek pesan yang masuk, bahkan saat tidak ada notifikasi sekalipun rasa penasaran untuk menatap si layar penuh suguhan sosial media itu tetap ada dan menghalangi kantuk.
Selain itu, pancaran sinar dari layar gadget mengganggu produksi melatonin, yakni hormon pemicu rasa kantuk.
Kedua, hindari minuman berkafein seperti soda dan kopi. Sebab, minuman-minuman itu punya efek mengusir kantuk.
Selain itu, kandungan gula yang larut dalam minuman tersebut sangat berpengaruh pada produksi 2 hormon yang semakin membuat susah tidur yakni adrenalin dan kortisol.
Ketiga, lakukan olahraga ringan dan rutin setiap hari. Ini sangat dianjurkan, karena tubuh yang bugar menjamin sirkulasi darah dan oksigen selalu lancar.
Kondisi tersebut dibutuhkan untuk tidur yang berkualitas. Di sisi lain, olahraga juga mencegah kegemukan. Berbagai gangguan tidur seperti sleep apnea atau henti napas saat tidur paling tinggi risikonya pada orang yang mengalami obesitas atau kegemukan.
Keempat, hindari kegiatan atau olahraga berat 5 sampai 6 jam sebelum tidur malam. Ini perlu diperhatikan, karena berpengaruh pada kualitas tidur anda.
Kelima, hindari makan berlebihan menjelang tidur. Karena hal itu hanya akan memberi kerja ekstra pada sistem percernaan, yang akhirnya menunda rasa ngantuk.
Tubuh juga akan mengalami rasa tidak nyaman ketika berbaring, selama sistem pencernaan masih mengolah makanan.
Selain itu, peningkatan kadar gula setelah makan berat juga menghambat produksi melatonin atau hormon mengantuk.
Dengan melakukan beberapa cara tersebut, diharapkan para penderita insomnia dapat pulih dan menikmati tidur malam tanpa bantuan obat penenang.

