CENTRALBATAM.CO.ID, LAMPUNG – Kabar mengejutkan mencuat dari rangkaian arus mudik di Lampung, Sumatera Selatan. Pasalnya, seorang pemudik bernama Muhadi (74) meninggal di kapal (KMP) Portlink V.
Muhadi dinyatakan kritis dan akhirnya meninggal dunia saat melakukan perjalanan mudik dari Merak, Banten menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Penyebab kematian Muhadi diduga karena sakit dan sudah renta.
“Keterangan ahli warisnya katanya sakit. Jadi dia berangkat dengan keluarganya menggunakan mobil,” kata General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Edi Hermawan saat dikonfirmasi detikcom, Lampung Selatan, Jumat (23/6/2017).
Edi menyebut Muhadi berangkat bersama keluarganya menggunakan mobil dengan jurusan Prabumulih, Sumatera Selatan. Saat Muhadi dan keluarganya berada di anjungan KMP Portlink V. Tak lama petugas mendapat laporan ada pemudik yang membutuhkan ambulans dan perlu ke pos kesehatan.
Begitu kapal bersandar, pihak rumah sakit lalu membawanya ke posko kesehatan. Namun, nyawa Muhadi tak tertolong pada sekitar pukul 17.30 WIB.
“Karena tadi belum meninggal, kita kasih ke kesehatan pelabuhan,” katanya lagi.
Menurutnya, sepanjang Jumat siang sampai sore, lalu lintas pemudik tujuan Bakauheni tidak terlalu ramai. Kedatangan pemudik di Merak juga masih terpantau lancar dan tidak ada desak-desakan antar pemudik.

![[Hot News] Seorang Pemudik Meninggal di Kapal Laut, Apa Sebab?](https://i0.wp.com/centralbatam.co.id/wp-content/uploads/2016/06/KM-Kelud.png?fit=672%2C402&ssl=1)