Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Hong Kong Seperti Medan Perang, Pasien Covid-19 Serbu Rumah Sakit
Bisnis

Hong Kong Seperti Medan Perang, Pasien Covid-19 Serbu Rumah Sakit

18 Februari 2022Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Para pasien rumah sakit bertebaran di halaman Caritas Medical Centre, Hong Kong. Jumlah pasien Covid-19 membludak sehingga rumah sakit kewalahan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, HONG KONG – Kasus Covid-19 meledak, namun, tim medis tidak siap. Itulah yang terjadi di Hong Kong saat ini.

Alhasil, sejumlah rumah sakit seperti dalam kondisi perang karena pasien terus berdatangan sementara tempat tidur tidak mencukupi.

Alhasil, pasien yang datang terpaksa dirawat di halaman rumah sakit, seperti yang terlihat di Caritas Medical Center.

Puluhan tempat tidur berserakan di halaman rumah sakit. Kondisi mereka memprihatinkan karena Hong Kong saat ini sedang dilanda musim dingin.

Para pasien yang sebagian berusia sudah tua pun menggigil kedinginan. Mereka berusaha meringkuk di bawah selimut dan pelindung termal di luar rumah sakit yang melayani salah satu komunitas termiskin di Hong Kong.

“Kami menyebutnya zona demam,” kata seorang perawat dengan alat pelindung seluruh tubuh, Kamis (17/2/2022).

Selama dua tahun Hong Kong cukup berhasil menahan gelombang virus Covid-19, bahkan sejak kasus itu mulai merebak di China.

Pintu perbatasan ditutup, penerbangan juga ditutup karena pemerintahan administrasi Hong Kong memilih me-lockdown seluruh kota.

Seperti China daratan, Hong Kong juga menganut strategi nol-Covid, yang sebagian besar telah mencegah virus tetapi membuat pusat bisnis itu terputus dari dunia.

Kebijakan tersebut cukup berhasil hampir dua tahun. Namun entah kenapa, tiba-tiba Omicron menjebol pertahanan negara itu awal Februari ini.

Jumlah kasus harian di Hong Kong sebenarnya tidak tinggi, hanya sekitar empat ribuan sehari. Jumlahnya hanya sekitar seperempatnya dari kasus Singapura yang saat ini berada di kisaran 16 ribu hingga 19 ribu dalam tiga hari terakhir.

Namun, karena dukungan layanan kesehatan tidak siap –atau sudah percaya diri mereka bisa menyekat virus di pintu masuk negara, semuanya menjadi kacau-balau.

Layanan kesehatan Hong Kong saat ini hampir lumpuh. Untungnya, Presiden Xi Jinping langsung mengerahkan pasukan medis ke negara otonomi yang sebagian rakyatnya sampai saat ini masih ogah di bawah pemerintahan China itu.

Hong Kong berada dalam pergolakan wabah virus terburuk saat ini.

Sejak Senin (14/2/2022), Pusat Medis Caritas di distrik Sham Shui Po mulai mendirikan tenda isolasi di halaman rumah sakit.

Awalnya mereka membatasi satu pasien Covid-19 per tenda. Namun menjelang Rabu malam, seluruh keluarga berdesakan di tenda-tenda, sementara sekitar 50 lainnya mendekam dalam dinginnya Februari di ranjang rumah sakit yang didorong keluar.

“Beberapa rekan saya mengatakan, kita sekarang dalam mode medan perang,” kata David Chan, perawat ruang gawat darurat di Caritas, “Kami khawatir kondisi pasien akan memburuk akhir pekan ini.”

Salah satu kekhawatiran besar Chan adalah kondisi cuaca. Selain dingin juga sedang musim hujan. Selimut tidak mampu menahan dingin yang menusuk di malam hari.

Pada Rabu, kasus harian mencapai rekor 4.285 infeksi dengan 7.000 probable di kota berpenduduk 7,5 juta itu. Jumlah itu meledak dari seperempat dari total 12.000 kasus sejak awal pandemi.

Pakar kesehatan mengatakan jumlah kasus harian bisa meningkat menjadi 28.000 pada Maret nanti. Paling rentan adalah lansia yang ragu-ragu terhadap vaksin di Hong Kong.

Beijing akhirnya tidak tinggal diam dan mengerahkan tim medis dan berbagai fasilitas kesehatan dari Guangdong, Shanghai dan sekitarnya.

Sembako, seperti daging, sayuran, dan produk pertanian lainnya juga dipasok ke Hong Kong sepanjang waktu untuk memastikan warga kota itu tidak kekurangan makanan.

Zhong Yuhua, manajer umum Guangzhou Ge Yun Food, mengatakan, perusahaannya telah menghentikan jalur produksi dim sum untuk pasar domestik. Saat ini lebih dari 100 pekerjanya dikerahkan untuk memproduksi makanan untuk rakyat Hong Kong.

Shenzhen juga memasok pasokan makanan dan produk terkait untuk Hong Kong dengan harga tetap stabil, kata seorang pejabat senior.

“Lebih dari 300 truk yang membawa sayuran, daging, telur, dan makanan non-pokok meninggalkan pelabuhan di Shenzhen menuju Hong Kong setiap hari,” kata Chi Weiguo, wakil direktur biro perdagangan Shenzhen.

Hong Kong memang sedikit lalai dalam menangani Covid-19. Tracing dan testing sangat rendah, begitu juga angka vaksinasi.

Meskipun mereka melakukan lockdown, pada kenyataannya protokol kesehatan agak diabaikan di tempat-tempat publik.
Untung saja Beijing sangat sigap.

Saat ini, hampir di seluruh kota dilakukan testing dan tracing. Vaksinasi pun terus diperluas, bahkan menyasar anak-anak.

Saat ini, warga yang belum divaksinasi juga dibatasi pergerakannya, termasuk di perkantoran atau pusat jajanan. (afp/tst/china daily)

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.