CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia (RI) memastikan tak akan ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) hingga akhir 2017. Imbauan berupa jaminan tersebut berlaku untuk seluruh daerah yang ada di tanah air.
Hal itu dengan mantap ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan. Pihaknya pun mengklaim telah berkoordinasi dan sudah membicarakan hal itu dengan PT PLN.
“Saya sudah ketemu dengan Dirut PLN dan membahas soal ini (tarif listrik). Jadi, Juli-Desember ini tidak naik, kalau bisa turun. Kita upayakan tambah pasokan listrik supaya sama di seluruh Indonesia,” ujar Jonan dalam acara buka puasa bersama di Kementerian ESDM, Selasa (20/6/2017).
Jonan menjelaskan, sejak awal tahun pemerintah telah menyesuaikan tarif listrik bagi pelanggan 900 VA yang masuk kategori mampu. Menurut Jonan, kebijakan ini bukan menaikkan tarif listrik.
Tapi, pemerintah mencabut subsidi secara bertahap bagi masyarakat mampu yang masih menggunakan tarif 900 VA. Selama ini subsidi berlaku bagi tarif listrik 900 VA dan 450 VA, dan yang banyak menikmati justru mereka yang masuk kategori mampu.
Menurut data Kementerian ESDM, ada 19 juta pelanggan 900 VA yang tak lagi disubsidi sejak awal 2017.
“Yang kemarin itu penyesuaian dari yang tidak layak subsidi sekarang tidak disubsidi. Jadi itu bukan naik, kalau listrik naik terus, Ya enggak usah ada menteri ESDM,” tutur Jonan.
Jonan menambahkan, untuk mendapatkan listrik murah, pemerintah terus mengembangkan energi baru terbarukan. Contohnya antara lain energi matahari, panas bumi, angin, dan sampah.
“Kita coba makin terjangkau harga listriknya, makanya kita cari sumber-sumber energi terbarukan,” tuturnya.

