CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman memastikan ketersediaan sejumlah pasokan bahan pangan masih aman alias tercukupi hingga akhir lebaran mendatang.
Dia menegaskan sejumlah komoditas yang masih aman seperti beras dan gula pasir.
Untuk beras, Indonesia memiliki stok di atas dua juta ton. Sementara gula pasir, masih tersedia sekitar 360 ribu ton.
Sementara untuk masalah harga, dirinya mengatakan masih sesuai dengan acuan yang diberikan pemerintah, seperti Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai kebijakan Kementerian Perdagangan.
“Bawang merah juga melimpah, bahkan kami terima surat dari lima provinsi di Indonesia, minta bawang merahnya diserap karena harga di tingkat petani jatuh, dulu Rp 40 ribu per kg, sekarang jatuh Rp 11 ribu per kg di tingkat petani,” kata Amran, pagi tadi.
Dirinya mengatakan, ada sejumlah daerah yang menjadi sentra bawang merah, dan memiliki banyak pasokan. Antara lain seperti Brebes, Nganjuk, Solok, dan Bima.
“Itu volumenya banyak tapi kami sudah minta Bulog untuk serap. Itu terjadi (harga jatuh karena melimpahnya pasokan) sejak satu bulan ini,” terangnya.
Amran menegaskan, pemerintah akan terus mengawasi ketersediaan pasokan bahan pangan utama hingga akhir Ramadan untuk menjaga harga pangan. Dengan demikian, inflasi pada Juni diharapkan akan lebih terkendali.
“Semua komoditas strategis kami amankan yang bisa berkontribusi pada inflasi. Kita jaga inflasi,” tandasnya.

