CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Ketua administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang juga kepala Dinas PTSP Bintan, Hasfarizal Handra mengatakan sisa 29 TKA asal Cina yang ada di PT BAI besok pagi baru bisa berangkat. Hal ini disampaikan Hasfirizal saat ketua RT.5 RW.3 Desa Gunung Kijang, Sabianto datang mempertanyakan kejelasan ketidak berangkat semua TKA itu.
Ia menjelaskan, PT BAI sudah berupaya mencari tiket untuk ke 39 TKA itu. Namun, karena waktu yang terlalu singkat sehingga hanya dapat jatah 10 kursi di lion air.
“Dipulangkan secara bertahap lantaran tiket pesawat terbatas. Barusan dengan pesawat Lion Air JT 621 tujuan Jakarta, jam 10.35 wib. Nanti kalau mau video dokumentasi pemberangkatan, bahwa benar-benar diberangkatkan kami kasih,”kata Hasfrizal, Kamis (2/4).
Lebih lanjut ia mengatakan, pemulangan para TKA itu juga disaksikan oleh Imigrasi dan PT BAI serta awak media. Bahkan ia menegaskan ke 10 TKA itu juga merupakan TKA yang namanya terdaftar dari 39 TKA yang dipermasalahkan warga itu.
Pada kesempatan itu, Hasfarizal juga mengkofirmasikan terkait berita di centralbatam.co.id dengan judul Bupati Suruh Pulangkan Semua 39 TKA cina, Hasfarizal Hanya Pulangkan 10 Orang.
Ia menuturkan, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memulangkan para TKA asal sumber corona itu. Ia mengaku hanya melaksanakan instruksi Bupati Bintan, Apri Sujadi untuk mengawasi pemulangan karena meresahkan warga.
“Yang memulangkan itu, PT BAI dan bukan saya yang memulangkan mereka, saya hanya mengikuti instruksi Bupati untuk memastikan mereka (TKA) ini benar-benar berangkat,” jelasnya.
Menjawab pertanyaan Subioanto “Kenapa tidak diberitahu warga agar bisa menyaksikan pemulangan itu,” Hasfi mengatakan karena pemberitahuan jam keberangkatan yang mempet.
“Jadi tolong sampaikan ke warga besok yang 29 itu pasti dipulangkan,”tuturnya.
Meskipun demikian, ia berjanji memenuhi keinginan warga setempat besok pagi akan dilibatkan langsung saat pemulangan. (Ndn)

