CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husein mendatangi aksi sejumlah Kesatuan Niaga Celuler Indonesia (KNCI) yang melakukan aksi unjuk rasa. Ia menghimbau agar aksi tersebut tidak anarkis, Senin (2/4/2018).
“Apapun aspirasinya kita akan terima. Dan nanti 30 orang boleh masuk. Ada juga pihak Kominfo yang ikut didalamnya,” ujar Harmidi.
Sebanyak 30 orang perwakilan pun masuk ke ruangan serbaguna lantai satu gedung DPRD Kota Batam. Dan disambut langsung oleh Komisi I DPRD Batam
“Kami sangat mendukung apa yang diharapkan pemerintah. Tetapi kalau dibatasi kami tak bisa kerja. Sementara kami harus menjual stok kami. Kalau tak dijual kami rugi,” ujar Junaidi salah satu perwakilan KNCI.
Kinston perwakilan lainnya, mengatakan awalnya KNCI ini berdiri 1 September 2017 di Garut. Kemudian melakukan reformasi menjadi seperti saat ini bisa terjalin seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menjalin kebersamaan mengurangi penipuan.
“Jadi tuntutan kami hanya meminta menghapuskan 1 NIK 3 nomor perdana. Kami menuntut kominfo yang melakukan kebohongan yang dilakukan,” tutur Kinston.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi I Kota Batam, Harmidi Umar Husein. Beserta Anggota Komisi I, Lik Khai, Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Salim, dan Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus.
Salim mengatakan selaku Dinas Kominfo Kota Batam, secara struktural tidak langsung dibawah Kementerian Kominfo. Ia mengatakan menerima aspirasi KNCI dan akan disampaikan ke rapat.
“Jadi pertama memang peraturan ini untuk menghindari penipuan. Kita juga tak bisa melakukan eksekusi karena keputusan di tangan kita. Kami akan bahas ini pak. Keinginan jangan dibatasi. Apalagi dibatasi kiranya juga diberikan kewenangan kepada perpanjangan tangannya,” papar Salim.
Ia melanjutkan semoga aspirasi tersebut sampai langsung ke Kementerian Kominfo. Dan tuntutan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

