CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Memiliki pemimpin muda dan berwawasan serta memiliki segudang program yang pro-rakyat membuat masyarakat Bintan merasa bangga. Pasalnya, di satu sisi Roby Kurniawan terus memikirkan cara mencerdaskan masyarakat. Sedangkan di sisi lain, ia juga punya cara memeratakan kesejahteraan bagi seluruh warga yang disertai penguatan terhadap agama dan kepercayaan.
Hal ini diungkapkan oleh Plt Bupati Binntan, Roby Kurniawa melalui Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bintan, Rony Kartika.
Kepada media ini, Rony mengatakan cara Pemkab Bintan memiliki salah satu program untuk membangun masyarakat yang cerdas dan sejahtera. Salah satunya melalui program Gerakan Membangun Kampung atau Gerbang Kampung. Dimana, ini merupakan salah satu program prioritas yang sangat menarik perhatian.
Program itu lanjut Roby, dimulai tahun ini, setiap RW akan mendapatkan kucuran dana Rp. 50 juta untuk melaksanakan basis kesejahteraan.
“Ada 10 program bina yang digagas di mulai dari kampung bina sehat, bina infrastruktur, bina ekonomi, bina pertanian, bina pariwisata, bina perikanan, bina aman damai, bina budaya dan olahraga, bina religi hingga bina kesejahteraan keluarga,” jelasnya, Sabtu (29/1).
Konsep tersebut disebut “dasa bina bina desa” (dasa = sepuluh dalam bahasa sansekerta) atau sepuluh program pembinaan Desa.
“Maksud dari kesepuluh elemen pembinaan tersebut semua berlandaskan azas peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
“Dasarnya kesejahteraan. Kebutuhan setiap lokasi berbeda, potensinya pun beragam. Andil dari masyarakat lah yang kita harap dapat menggali semua potensi yang ada dan memenuhi semua kebutuhan umumnya. Intinya Pemerintah Daerah selalu siap dan hadir dalam memberi pendampingan dan pembinaan” tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pesan dari Roby Kurniawan yang merupakan Nakhoda pemerintah di Kabupatei Bintan saat ini “Program ini harus benar-benar diberdayakan yang tujuan akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Minimal memberi manfaat yang berkesinambungan pada masyarakat”.
Dalam beberapa kesempatan saat “ngobrol santai” bersama forum RT/RW, banyak gagasan yang sudah tergambar untuk dilalukan di setiap lingkup RW nya.
“Kalau ngobrol-ngobrol santai bersama mereka kadang banyak tergali ide-ide cemerlang yang memang luar biasa untuk dilakukan. Memang tidak semudah membalik telapak tangan dan memang harus memakan waktu, namun yakinlah bahwa kebangkitan ekonomi dari Desa bukan sekedar angan belaka” kisahnya.
Sementara, untuk membangun masyarakat yang cerdas yaitu dengan membekali masyarakat dengan berbagai ilmu pengetahuan. Salah satu ilmu pengetahuan yang mesti dimiliki masyarakat Bintan, kata Rony selain ketrampilan adalah kemampuan berbahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.
“Jadi tidak hanya sekedar memberikan ikan, tapi pada saat bersamaan juga, masyarakat dibekali berbagai ilmu pengetahuan. Dengan demikian, masyarakat akan siap menghadapi berbagai persaingan di semua bidang ilmu pengetahuan,” pungkasnya. (Ndn)

