CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Fitri menangis histeris mengetahui rumahnya terbakar, Jumat (12/11/2021).
Fitri yang mempunyai nama asli Fitrianty (37) langsung pingsan ketika melihat kediamannya ludes dilalap sijago merah.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran salah satu rumah langsung berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga pun saling bergantian dan terus menerus menyiram air ke rumah yang terbakar dengan menggunakan ember dan alat lainnya.
Peristiwa kebakaran yang melalap rumah milik pasangan suami istri Hendri (39) dan Fitrianty terjadi sekira pukul 09.30 WIB.
Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh pekerja jalan yang melihat kobaran api dari rumah warga yang letaknya tidak jauh dari jembatan di Jalan Raya Dusun Setengar.
Rumah yang terbuat dari material berbahan kayu itu dengan cepat dilalap api.
Rumah yang berada di tepi jalan tersebut hanya tinggal kerangka saja setelah berhasil dipadamkan warga.
Fitri pemilik rumah saat kejadian, tidak berada di rumah.
Fitri pada waktu itu pergi ke rumah keluarganya yang berada di seberang jalan dan tidak jauh dari kediamannya.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran saat itu langsung berlarian dan menghampirinya.
Api yang cepat membesar itu membuat warga kewalahan untuk memadamkan.
“Dengan hitungan belasn menit rumah yang terbakar itu ludes dan tinggal puing-puing saja,” kata kepala Desa Cemaga Selatan, Abdul Ghafar.
Abdul menyebutkan Fitri pemilik rumah langsung sok dan pingsan saat melihat rumahnya ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan penyebab kebakaran pun hingga saat ini belum diketahui.
“Api baru dapat dipadamkan sebelum shalat Jumat, sekira pukul 10.00 WIB dibantu warga tempatan dan sejumlah aparat TNI,” ujarnya.
Abdul menegaskan akan berupaya membantu korban. Atas insiden tersebut pihaknya telah melaporkan kepada Dinas Sosial Natuna agar memberikan bantuan kepada korban.
Dia berharap kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak lagi terjadi.
Hal senada dibenarkan Plt Camat Bunguran Selatan, Supardi. Dia mengatakan telah terjadi kebakaran satu unit rumah di Setengar.
Bahkan tidak ada barang satu pun yang berhasil diselamatkan dan semuanya ludes terbakar.
Supardi menyebutkan akibat kejadian nahas tersebut pihak korban mengalami kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.(mih)
