CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Ganja Flakka, begitu sebutannya. Narkotika jenis baru tersebut memiliki sifat adiktif yang sangat ganas dan mampu mengubah perilaku penggunanya.
Bayangkan saja, baru-baru ini, beredar cuplikan ideo pengguna flakka yang tampak seperti zombie alias mayat hidup. Sungguh menyeramkan bukan?. Usut punya usut, ternyata flakka merupakan ganja campuran yang diekstrak dan berbentuk kristal putih.
Disebut-sebut, flakka mengandung senyawa aktif kimia alpha-PVP. Zat ini adalah stimulan utama yang merangsang naiknya hormon dopamin.
Hormon dopamin sendiri, merupakan kumpulan neurotransmitter di otak yang apabila jumlahnya berlebihan maka akan menimbulkan kesenangan berlebihan, agresivitas tinggi hingga tak sadarkan diri. Inilah yang kemudian menjadikan setiap penggunanya layaknya zombie.
Efek samping dari penggunaan flakka hampir mirip dengan narkoba jenis kokain dan amfetamin. Dalam jangka pendek, pengguna yang kecanduan flakka mengalami euforia yang berlebihan, denyut jantung lebih cepat, kenaikan tekanan darah dan berperilaku waspada yang terlalu berlebihan.
Di sejumlah kasus, seperti yang terjadi di Florida Selatan, Amerika Serikat, seorang pria merusak pintu kantor polisi saat dirinya masih dalam pengaruh flakka. Ada juga seorang gadis yang berlari di jalanan umum sambil berteriak bahwa dia adalah setan. Efek-efek tersebut yang dilihat orang seperti zombie.
Untuk jangka panjang, penggunaan flakka dalam dosis tinggi memengaruhi suhu tubuh. Perubahan yang ekstrem dapat menyebabkan kerusakan pada otot dan ginjal. Epidemiologis dari Nova Southeastern University, Jim Hall mengatakan sulit untuk membedakan konsumsi dosis penggunaan flakka yang dapat menyebabkan seseorang dalam kondisi kritis.
“Hanya sedikit perbedaan berapa banyak yang dikonsumsi oleh seseorang antara semakin tinggi dan sekarat. Itu sangat penting,” ujar Jim
Meski efek flakka dapat bertahan antara satu hingga beberapa jam, tidak menutup kemungkinan efek secara neurologisnya dapat permanen.
Efek lainnya yang juga mengerikan dari penggunaan flakka yakni berdampak pada ginjal.
Zat yang terdapat pada narkoba tersebut dapat menyebabkan otot semakin lemah dan membuat tubuh mengalami hipertermia.
Sejumlah ahli juga mengatakan, jika pengguna flakka selamat dari overdosis, ada kemungkinan mereka harus menjalani cuci darah atau dialisis seumur hidup.

