Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

3 April 2026

Perbaikan Infrastruktur, Penutupan Sementara Jalan Gajah Mada Berlaku Akhir Pekan Ini

2 April 2026

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

2 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum
  • Perbaikan Infrastruktur, Penutupan Sementara Jalan Gajah Mada Berlaku Akhir Pekan Ini
  • BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
  • Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia, PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit
  • Fasilitas Pelabuhan Disalahgunakan, Mesin X-Tray Dijadikan Lapak Pedagang
  • Pemilihan Ketua RW 008 Tiban Palem Resmi Dimulai, Dua Kandidat Siap Bertarung
  • BP Batam Pastikan Kualitas Pelayanan Penumpang Pelabuhan Internasional Berjalan Optimal
  • Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis, Target Pendapatan 2027 Capai Rp5,2 Triliun
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Duh, Ada 16 WNI yang Terjebak Bentrok di Marawi. Begini Penjelasan Kemenlu RI
HEADLINE

Duh, Ada 16 WNI yang Terjebak Bentrok di Marawi. Begini Penjelasan Kemenlu RI

30 Mei 2017Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Tentara negara Filipina dalam perburuan kelompok bersenjata | Foto : Den
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sepanjang konflik yang terjadi antara militan bersenjata dan pasukan militer di Filipina, di klaim cukup banyak korban yang masih terjebak.

Sebagaimana dibenarkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno LP Marsudi menyebut ada 16 warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam operasi militer yang terjadi di Marawi, Filipina. Namun evakuasi terhadap 16 orang tersebut masih sulit dilakukan lantaran operasi masih berlangsung.

Menurut Retno, informasi dari lapangan mengatakan selama operasi berlangsung tidak boleh ada pergerakan apapun. Hal itu sontak mempersulit proses evakuasi.

“Kami sampai saat ini belum bisa bergerak karena berdasarkan kontak dengan otoritas setempat, operasi masih berlangsung, sehingga tak mungkin ada pergerakan apapun,” kata Retno saat ditemui di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/5/2017).

Retno menjelaskan sebanyak 16 WNI yang menjadi korban terbagi dalam dua bagian, yaitu 10 orang di satu tempat sedangkan enam sisanya ada di lokasi berbeda. Untuk enam orang itu, kata dia, berada di lokasi yang berjarak sekitar tiga jam dari Marawi City.

Keberadaan 16 WNI itu diketahui karena mereka semua berada di masjid setempat sehingga otoritas lokal bisa dengan mudah mengidentifikasi keberadaan mereka.

Selain itu, Retno juga mendapat informasi bahwa keadaan 16 WNI itu baik-baik saja dan komunikasi terus dilakukan agar informasi bisa terus diperbaharui.

“Kami terus melakukan komunikasi dengan KJRI Davao City, dan menurut otoritas setempat mereka dalam kondisi baik,” ujar dia.

Sementara itu, untuk kabar yang mengatakan bahwa ada satu WNI yang meninggal dunia akibat operasi di Marawi, Retno mengungkapkan kabar itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Hal itu lantaran informasi yang didapat, menyebut adanya warga negara asing yang turut menjadi korban bentrokan. Namun, Retno menegaskan, belum bisa dipastikan apakah salah satu dari korban warna negara asing itu berstatus WNI atau bukan.

“Dalam operasi itu ada beberapa WNA yang meninggal dunia dan diduga WNA yang meninggal itu (salah satunya WNI). Jadi jika ditanya saya belum dapat konfirmasi,” katanya.

Sebelumnya Kepolisian menelusuri informasi WNI yang tewas dalam bentrokan antara militer Filipina dengan Kelompok Maute yang berbaiat ke ISIS di Kota Marawi, Filipina selatan.

Berdasarkan catatan Polri, terdapat 11 orang WNI yang menyeberang ke Filipina melalui jalur legal dan bertujuan untuk berdakwah saat serangan terjadi di kota tersebut.

“Saya dapat informasi ada satu korban yang diiidentifikasi sebagai WNI. Tapi itu perlu pendalaman lagi,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Senin (29/5/2017).

Berdasarkan informasi yang beredar atas laporan Asintel Kepala Staf Daerah Militer VI/Mulawarman, ada 11 WNI yang berhasil masuk ke wilayah Marawi.  Mereka di antaranya Denny Purwasubekti, Handris, Slamet Riyadi Winoto, Ahmad Wahyudi, Della Sunjaya dan Andri Supriyanto asal Bandung.

Kemudian Hery Endang asal Karawang, Ahmad Saran dan Wawan Sadira asal Tasikmalaya, Wifiek Gunawan asal Kendari dan Yusup Burhanudin asal Bogor.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

3 April 2026

Perbaikan Infrastruktur, Penutupan Sementara Jalan Gajah Mada Berlaku Akhir Pekan Ini

2 April 2026

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

2 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
BP Batam
BP Batam

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

3 April 2026 BP Batam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Perbaikan Infrastruktur, Penutupan Sementara Jalan Gajah Mada Berlaku Akhir Pekan Ini

2 April 2026

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

2 April 2026

Satu Tahun Kepemimpinan Amsakar – Li Claudia, PAD Meningkat, Ekonomi Batam Bangkit

2 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Amsakar Apresiasi Jajaran Polda Kepri Atas Pengungkapan Kasus Pencurian Fasilitas Umum

3 April 2026

Perbaikan Infrastruktur, Penutupan Sementara Jalan Gajah Mada Berlaku Akhir Pekan Ini

2 April 2026

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

2 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.