CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Sebanya dua desa di Bintan mengkitu lomba Desa/ Kelurahan tingkat propinsi Kepri tahun 2019.
Kedua Desa/Keluraha tersebut adalah Kelurahan Sei Nam, Kecamatan Bintan Timur dan Desa Sri Bintan,
Kepala Dinas PMD Kab Bintan Ronny Kartika menuturkan bahwa Tim Penilai dari Pemerintah Provinsi Kepri sudah turun menilai sejak tanggal 25 sd 26 Juni 2019.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk Desa Sri Bintan beberapa variabel garis besar keunggulannya. Keunggulan itu mulai dari pengelolaan kebun desa menjadi sumber PAD Desa.
Kemudian adanya pemanfaatan barang-barang bekas menjadi alat bantu dalam pelatihan volly untuk generasi muda, pemanfaatan palet bekas menjadi alat dekorasi pelaminan pengantin, lalu pelayanan administrasi on line melalui aplikasi Simdesprima.
“Untuk Kelurahan Sei Nam, beberapa keunggulan seperti pelestarian adat budaya , idulfitri cup, doa arwah bersama, festival sungai enam, produksi kuliner otak otak serta penerapan pelayanan tanpa jam istirahat ” ujarnya di Kantor PMD Bintan, Kamis (27/6).

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menanggapi terkait keikutsertaan Kelurahan Sei Nam dan Desa Sri Bintan dalam Lomba Desa Tk Prov Kepri 2019 menuturkan bahwa hal ini menjadi sebuah kemajuan bagi desa/kelurahan di Bintan karena setiap tahunnya menampilkan kelurahan/desa yang berbeda.
Ia juga menegaskan agar hal yang paling penting adalah bukan hanya sekedar mengikuti lomba namun fungsi dan peran aktif kelurahan/desa dalam melakukan pembenahan serta memajukan desa/kelurahan bagi kemajuan daerahnya masing-masing.
“Tentunya kita sangat mendukung dimana desa/kelurahan kita juga pernah diunggulkan hingga tingkat nasional, namun hal yang paling penting adalah bagaimana setiap Desa dan Kelurahan di Bintan dapat terus berbenah dan harus lebih maju setiap tahunnya, baik dari segi fungsi pelayanan, dan juga perkembangan infrastruktur bagi kemajuan daerah ” tutupnya. (Ndn)

