CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, mendukung rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan BP Batam. Seperti pengembangan Bandara Hang Nadim, pelabuhan Batuampar dan lain sebagainya.
Bahkan Rini mendorong keterlibatan BUMN-BUMN, untuk ikutserta dalam pembangunan tersebut. Rini sempat terlibat pembicaraan serius dengan pimpinan BP Batam terkait pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim, saat kunjungan kerjanya ke Batam.
“Ada sambutan baik dari Menteri BUMN, perhatian. Beliau ingin Batam punya fasilitas infrastruktur yang harusnya sudah baik dari dulu,” kata Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Rabu (11/4/2018) malam.
Bersamaan dengan agenda kerja Rini ke Batam, President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, juga tengah berada di Batam. Momen itu dimanfaatkan BP Batam melakukan penjajakan. Itu juga mengingat Angkasa Pura, termasuk satu dari 17 perusahaan yang tertarik ikutkerjasama pengembangan Bandara Hang Nadim.
“Karena tadi ada Angkasa Pura, kita langsung jelaskan mengenai keinginan kita mengembangkan bandara. Saat ini prosesnya sudah pada tahapan market sounding,” kata Lukita.
Pembicaraan dengan pimpinan Angkasa Pura itu, diakui Lukita masih sebatas penjajakan. Sebelumnya diberitakan, ada beberapa perusahaan dalam dan luar negeri yang tertarik ikutkerjasama pengembangan bandara. Diantaranya, dari Indonesia ada Angkasa Pura. Sementara dari luar negeri seperti Korsel, Mitsui Jepang, GMR India, GFK India, Munich Jerman, Jurich Swiss, dan lainnya.
Deputi Bidang Perencanana dan Pengembangan BP Batam, Yusmar Anggadinata mengatakan, untuk rencana lelang pengelolaan dan pengembangan Bandara Hang Nadim, saat ini sudah dilakukan market sounding.
“BP Batam berencana untuk memulai proses pengadaan dengan menerbitkan dokumen prakualifikasi Juli 2018,” kata Angga, belum lama ini.

