CENTRALBATAM.CO.ID, BULELENG – Ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik warga tak sengaja di buang anak seorang Kepala Dusun di Kabupaten Buleleng Bali.
Ratusan KIS dan KIP itu dikira sampah karena berada di dalam plasik.
Plastik yang berisikan 126 kartu itu pun dibuang lantaraan dikira sampah .
Penemuan kartu tersebut pun viral di media sosial melalu video yang direkam warga.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman membenarkan soal kejadian penemuan kartu-kartu tersebut.
Menurutnya, ada 126 kartu dengan perincian 118 KIS dan 8 KIP.
Dari jumlah temuan kartu KIS, kartu yang masih aktif sebanyak 45 lembar, sedangkan 73 lembar tidak aktif.
“Kami sudah cek ke lapangan dan memang benar sesuai keterangan Kadus, kebanyakan kartu sudah tidak aktif, ada yang ganda dan tidak ditemukan,” katanya, Senin (7/3/2022).
Menurut dia, kartu-kartu tersebut kini telah dikembalikan ke Dinas Sosial.
Kartu-kartu itu berada di tempat pembuangan sampah karena dibuang oleh anak seorang kepala dusun.
Kepala Desa Menyali I Made Jaya Harta menjelaskan, kartu itu diterbitkan sejak 2018 untuk warga di Dusun Kawanan, Desa Menyali.
Namun, ketika akan dibagikan oleh Kepala Dusun Kawanan yang bernama Made Budiarsa, ternyata ada 25 kartu yang merupakan milik warga desa lain. Ditemukan pula adanya kartu ganda.
Maka, selaku kepala dusun, Made Budiarsa berniat mengembalikan kartu ke Dinsos Buleleng.
Pengembalian KIS dan KIP itu tertunda lantaran Kadus sakit hingga harus menjalani rawat inap.
Ternyata kartu-kartu yang disimpan dalam bungkusan plastik itu dikira sampah dan dibuang oleh anak kepala dusun saat membersihkan rumah.
Atas hal tersebut, Kepala Dusun Made Budiarsa telah meminta maaf.
“Perangkat Desa, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan Polsek Sawan sudah sempat menggelar rapat. Dalam rapat, Made Budiasa telah meminta maaf, disertai dengan surat pernyataan,” kata Made Jaya Harta.
Temuan ratusan kartu di tempat pembuangan sampah di Buleleng itu kemudian terekam dalam sebuah video hingga viral di media sosial.
Sekitar 100 KIS dan KIP tersebut ditemukan oleh seorang warga di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, bernama Made Widiari.
Kartu-kartu itu ditemukan saat Made Widiari mencari barang rongsokan. Mulanya, Widiari menemukan bungkusan plastik.
Setelah dicek, ternyata plastik tersebut berisi kartu-kartu KIS dan KIP yang jumlahnya lebih dari 100.
“Ada warga menemukan saat mencari rombengan. Kartu KIS ini aktif atau tidaknya saya tidak tahu,” ujar seorang pria dalam video tersebut.(Central Network/kcm)
Sumber : Kompas

