CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Jika di Batam di kabarkan Oknum guru SDN 011 Sagulung memperjual belikan fotocopy buku Rp.27 ribu, ternyata di Bintan lebih parah. Pasalnya, harga fotocopy yang diperjual belikan justru jauh lebih mahal nyakni Rp. 41 ribu.
Kejadian jual beli fotocopy ini terjadi di SD 002 Gunungkijang. Sementara fotocopy buku tersebut adalah copian buku tematik 4.
Berdasarkan keterangan salah satu orangtua murid, Musringah mengatakan buku tematik ini diperjual belikan karena Dinas Pendidikan Bintan belum mau mengeluarkan. Alasan Dinas pendidikan ini tidak mau mengeluarkan katanya masih dipertanyakan.
Baca : Oknum Guru Masih Jual Foto Copy Buku LKS Rp 27 Ribu
Yang menjadi sorotan Musringah adalah Dinas pendidikan Tanjungpinang telah mengeluarkan buku tematik ini. Sementara di Dinas pendidikan Bintan malah menyimpan software buku tematik itu lalu menyebarkan kepada seluruh guru untuk diperjual belikan softcopy nya.
“Kami bukan keberatan membayar nominal segitu, hanya saja saya protes kenapa Dinas pendidikan harus menahan-nahan dan tidak segera menyalurkan. Itu kan gratis diberikan pemerintah untuk warga,” kata Musringah, Minggu (15/1/2017).
Alasan Dinas pendidikan menahan buku, lanjutnya, dicurigai sengaja dilakukan oleh oknum guru bekerjasama dengan Dinas pendidikan sendiri. Sebab, salah satu fotocopy telah diatur mengeluarkan buku tersebut.
“Dan saya juga curiga kenapa guru-guru disekolah itu memilih salah satu fotocopy sebagai penyalur buku ini. Kan wajar kita curigai,” tegasnya.
Berdasarkan pantaun centralbatam.co.id, fotocopy yang ditunjuk yang berada depan kantor kelurahan Kawal itu disinyalir milik Zul salah satu staff Dinas pendidikan Bintan. Namun untuk menghindari kecurigaan, fotocopy itu dijalankan oleh Zul, melainkan dijalankan oleh kaum kerabatnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak Dinas Pendidikan yang bisa dimintai keterangan terkait berita ini.
