CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Kebutuhan pasokan daging sapi di kota Batam tampak menjadi bahasan menarik jika ditelusuri lebih luas. Pasalnya, di kota industri itu kebutuhan akan daging sapi import masih menjadi favorit alias primadona bagi masyarakat. Peminat daging sapi import bahkan mengalahkan pemesan daging sapi lokal di pasaran.
Berdasarkan pantauan tim Central Batam, beberapa pasar di Batam memang menunjukkan fenomena tersebut. Seperti yang terjadi di Pasar Botania I dan II, pasar Tos 3000 atau pasar Induk, Jodoh.
Di tiga pasar tersebut, pembeli daging sapi import lebih tinggi dibandingkan pembeli daging sapi lokal. Sementara, di Pasar Mega Legenda, Batam Kota, jumlah konsumen daging sapi lokal yang menunjukkan peningkatan. Bahkan, pasar tersebut kerap kehabisan persediaan yang memaksa para pedagang untuk mengisi kekosongan tersebut dengan mensuplai daging sapi import.
Meski demikian, secara keseluruhan peminat daging sapi import masih menjadi ‘top scorer’ di kota yang bentuk pulaunya mirip kepala kalajengking itu. “Iya, untuk di sini (Botania, red) daging sapi import masih tinggi peminatnya,” kata pedagang sapi di pasar tersebut.
Sebagaimana diketahui, pagi ini, di Ibukota Indonesia, yakni Jakarta, harga daging sapi di beberapa pasar tradisional mulai meroket. Senada, untuk daging ayam segar pun relatif naik dari beberapa minggu sebelumnya. Diketahui, untuk harga daging sapi lokal pagi ini, Kamis (13/4/2017) dibuka dengan harga Rp 120.000.
“Kalau daging import, masih Rp 100.000 per kilogramnya,” tutur Rahmat, seorang pedagang sapi di pasar tradisional, di Jakarta.
Ternyata, harga tersebut tidak berbeda jauh seperti di pasar-pasar tradisional kota Batam. Pagi ini, para pedagang daging sapi membuka harga mulai dari Rp 110.000 hingga Rp 159.000 per kilogramnya. Sementara, untuk daging sapi import masih bertahan di posisi Rp 98.000 sampai dengan Rp 110.000 per kilogramnya.
Harga ini berlaku di beberapa pasar di Batam, seperti Pasar Tos 3000 atau biasa disebut Pasar Induk, Jodoh, pasar Botania I dan II, serta pasar Mega Legenda, Kecamatan Batam Kota.
Para pedagang mengaku, tingginya harga jual daging sapi dilatarbelakangi momen ‘bulan puasa’ yang mulai mendekat. “Mungkin, seminggu sebelum hari H (ramadan, red) bisa lebih tinggi harganya,” tegas Ani, seorang pedagang di Pasar Botania II, Batam Kota.

