CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Memasuki bulan suci Ramadan 2017, cuaca di Batam tampak tak bersahabat.
Seperti yang terjadi pagi hingga siang ini, Jumat (26/5/2017).
Hembusan angin kencang, beradu dengan dentuman petir menggelegar di beberapa wilayah. Salah satunya di Kecamatan Sekupang.
Di lokasi itu, tampak migrasi awan gelap pekat yang terbawa angin menuju ke arah Batam Kota. Guyuran hujan pun menderai derasnya.
Tak sedikit pengendara yang melintas di jalan R. E. Marthadinata basah kuyup dan sebagian lainnya menepi di beberapa halte sekitar.
Tak kurang dari puluhan pohon di pinggiran jalan pun ikut roboh, dihantam buruknya cuaca hari ini. Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, sidang Isbat, sebagai penentu masuknya bulan puasa bakal dilaksanakan sore ini.
Bertepatan itu pula, langit di Batam seketika memekat gelapnya. Fenomena tersebut juga tergambar jelas di penciteraan cuaca pada kantor BMKG Stasiun Hang Nadim, Batam.
“Cuaca buruk memang sedang melanda Batam. Ini ditandai dengan adanya migrasi awan, shearline, angin kencang dan sambaran petir,” kata salah seorang Forecaster di kantor itu.
Disebutkannya, cuaca seperti ini diprediksi bakal terus berlangsung hingga malam nanti.
“Kurang lebih begitu, sekitar seminggu ini memang lagi ganguan (cuaca, red),” imbuhnya.
Pantauan, tak hanya di Sekupang, beberapa wilayah di Batuaji, Sagulung dan Baloi ternyata juga tengah diguyur hujan.
Intensitasnya bervariasi, mulai dari hujan ringan sampai dengan lebat.
“Ketebalan atau intens hujan di Batam terpantau di poin 40-50 mm/hari. Ini masuk kelas ringan sampai dengan sedang. Namun, data ini dapat berubah seketika, tergantung perubahan yang terjadi pada arah angin dan massa udara (uap air, red),” tutupnya.

