CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Masalah keingintahuan siswa SMAN 2 Batam di Pulau Sekanak terkait pelayanan Keimigrasian sangat tinggi. Hal ini terbukti dari sosialisasi pelayanan Keimigrasian yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Rabu (17/1/2018).
Bertempat di aula SMAN 2 Batam, para siswa bergantian menanyakan terkait pelayanan Keimigrasian termasuk prosedural permohonan paspor.
“Kenapa masih banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tidak melalui prosuderal bekerja ke luar negeri. Sampai saat ini faktanya masih banyak TKI bermasalah di luar neeri. Bahkan ada yang tewas tenggelam saat masuk ke negara tetangga dengan cara ilwgal,” kata Andi salah satu siswa yang menjadi peserta dalam sosialisasi tersebut.
Kemudian, dijawab Kasi Insarkom David E.A Watimena. Bahwa masih adanya TKI yang tidak melalui prosuderal karena tidak mau mengurus dokumen Keimigrasian sesuai dengan aturan yang ada.
“Karena tidak mau ribet, mereka memilih yang singkat. Memilih jadi TKI ilegal karena banyak tidak ketahuan mereka terhadap prosedur yang harus dilalui. Yang penting kerja ke luar negeri. Jadi apapun caranya pun dilewati,” kata David.
Dalam sosialisasi itu, David juga menjalaskan prosedur permohonan paspor. Selain itu juga memberi pemahaman agar tidak tergiur dengan janji-janji orang yang tidak bertanggung jawab untuk bekerja di luar negeri.
Sementara, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang, Washono mengatakan sosialisasi terkait pelayanan Keimigrasian ke siswa SMAN 2 Batam sempena Hari Bhakti Imigrasi ke 68, untuk memberi pemahaman apa saja tugas keimigrasian dan manfaat penggunaan paspor.
“Kita beri pemahaman terkait penggunaan paspor kepada pelajar. Apa saja fungsinya. Ya tadi banyak pertanyaan keinginan tahu pelajar terkait masalah paspor dan tugas keimigrasian itu sendiri,” katanya.

