CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA-Mencegah harga daging sapi segar melambung tinggi selama Remadan dan menjelang Idul Fitri, Komisi Penawasan Usaha (KPPU) giat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah potongan hewan (RPH).
Sebab, melalui pengawasan intensif, bisa mencegah kekurangan pasokan tak akan terulang lagi. Sidak menjadi instrumen utama KPPU untuk mengawasi ketersediaan daging sapi di pasar untuk masyarakat
Ketua KPPU Syarkawi Rauf menuturkan selama Ramadan 2015, terjadi kelangkaan daging yang parah sehingga pedagang sempat berhenti berjualan. Hal itu bisa terjadi karena berkurangnya pasokan sapi siap potong dari feedloter ke RPH.
Kondisi tersebut makin parah setelah melewati Idul Fitri. Saat itu suplai sapi siap potong dari feeedloter ke RPH berkurang drastis.
Akibatnya alur distribusi daging sapi ke konsumen nyaris terputus. Sebagai imbasnya pedagang daging sapi menghentikan kegiatannya, sementara pedagang makanan berbasis daging sapi seperti tukang bakso pun harus beralih ke daging lain.
Belajar dari pengalaman itu, KPPU giat melancarkan sidak ke RPH. Tempat jagal sapi dipilih untuk sidak sehingga mereka bisa memastikan pasokan sapi siap potong dari feedloter tersedia.
“Itu yang ingin kami pastikan dengan sidak sebentar ke beberapa RPH dengan melihat apakah pasokan sapi siap potong dari feedloter ke RPH itu masih stabil seperti komitmen mereka di awal,” ucap Syarkawi dalam pemaparannya di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (18/6/2017).
Syarkawi sendiri menuturkan segera melakukan sidak ke sejumlah RPH di kawasan Karawaci, Banten, pada Minggu malam (18/6/2017). Dalam sidak itu, KPPU menggandeng instansi lain.
“Ke Karawaci akan melakukan sidak bersama-sama kepolisian dan Kemendag, Kementan. Akan ke RPH dengan tujuan memantau kesiapan daging sapi dari RPH ke retailer di pasar,” katanya.
KPPU, yang tergabung dalam satuan tugas pangan yang dibentuk Kapolri, mengklaim bulan puasa tahun ini harga daging lebih stabil ketimbang tahun-tahun sebelumnya terlebih tahun 2015 yang menyentuh angka Rp 140 ribu sampai Rp170 ribu per kilogram.
Salah satu cara yang mereka tempuh untuk menekan harga daging adalah dengan berkomunikasi secara aktif kepada feedloter.
KPPU mencatat harga daging sapi saat ini masih berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 115 ribu per kilogram, daging beku Rp 80 ribu per kilogram, dan daging kerbau beku Rp 65 ribu per kilogram.
Indonesia sendiri diprediksi membutuhkan 604.000 ribu ton daging segar selama 2017. Suplai dari produsen lokal tercatat hanya sanggup memenuhi 60 persen yakni sebesar 354.000 ton dari total kebutuhan dalam negeri, sedangkan sisanya akan diimpor.
Sementara itu untuk kebutuhan konsumsi hingga Idul Fitri nanti, KPPU meyakini stok daging segar masih cukup.(cnn/ctb)

